Target Mulia Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes di FIFA ASEAN Cup 2026
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes memiliki target yang jelas di FIFA ASEAN Cup 2026. Penjaga gawang kelahiran Belanda itu ingin mengangkat trofi juara di depan publik sebagai bentuk terima kasih kepada jutaan suporter Garuda yang selama ini memberikan dukungan tanpa henti.
Bagi Paes, perjalanan kariernya hingga mengenakan seragam Merah Putih bukanlah kebetulan. Setelah meniti karier di Belanda, berkiprah di MLS, dan kini bergabung dengan Ajax Amsterdam, dia merasa setiap langkah yang dilaluinya telah membentuk dirinya menjadi pribadi yang lebih matang.
“Semua yang terjadi dalam karier saya terjadi karena suatu alasan. Saya banyak berkembang dan menjadi lebih dewasa karena semua pengalaman itu,” ujar Paes, di situs resmi FIFA.
Baca Juga
Tak Sabar Main di FIFA ASEAN Cup, Kevin Diks Ingin Bawa Timnas Indonesia Juara
Kiper berusia 28 tahun itu mengaku kini tidak lagi terlalu memikirkan pencapaian individu. Yang terpenting baginya adalah keberhasilan tim, baik di level klub maupun tim nasional. “Ego saya tidak lagi terlalu penting. Saya hanya ingin memberikan kontribusi sebanyak mungkin untuk tim. Tujuan utama saya adalah menang, baik bersama tim nasional maupun klub,” kata Paes.
Perjalanan bersama Timnas Indonesia juga memiliki makna emosional yang mendalam bagi Paes. Beberapa bulan sebelum menjalani debutnya, dia kehilangan sang nenek yang memperkenalkannya pada budaya Indonesia, termasuk lagu Tanah Airku. “Setiap kali mendengar lagu itu, saya selalu teringat nenek saya,” ujarnya.
Menurut Paes, sejumlah pertandingan kandang melawan Australia, Bahrain, Jepang, dan Arab Saudi menjadi bagian dari sejarah yang telah ditorehkan Timnas Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.
Kini, di FIFA ASEAN Cup 2026, Paes menilai turnamen tersebut akan menjadi momentum penting bagi perkembangan sepak bola Asia Tenggara. Kehadiran banyak pemain yang berkarier di Eropa dan berbagai belahan dunia lain diyakini akan meningkatkan kualitas persaingan antarnegara di kawasan ini.
“Ini perkembangan yang positif, bukan hanya untuk Indonesia tetapi juga semua negara peserta. Turnamen ini akan meningkatkan level sepak bola Asia Tenggara,” jelas Paes.
Di level klub, Paes kini merasakan atmosfer kompetitif bersama Ajax. Dia menikmati kesempatan berlatih bersama kiper kelas dunia Marc-Andre ter Stegen. Sementara di Timnas Indonesia dirinya harus bersaing dengan Emil Audero untuk memperebutkan posisi utama di bawah mistar.
Namun, persaingan tersebut tidak dianggap sebagai ancaman. Sebaliknya, Paes melihatnya sebagai motivasi untuk terus berkembang. “Semakin kuat persaingan yang anda hadapi, semakin besar dorongan untuk menjadi versi terbaik dari diri Anda sendiri,” ujarnya.
Paes juga menegaskan hubungannya dengan Audero berjalan sangat baik. Baginya, siapa pun yang dipilih pelatih John Herdman untuk bermain, kepentingan Timnas Indonesia harus selalu berada di atas kepentingan pribadi. “Semakin bertambah usia saya, semakin penting bagi saya melihat Garuda menang, bukan saya atau Emil,” tegasnya.
“Di Indonesia, kami mengatakan bahwa kami harus mengorbankan ego demi Garuda. Dan itulah yang kami lakukan. Bagi saya, targetnya adalah memenangkan trofi. Saya ingin mengangkat gelar juara di depan suporter kami sendiri dan membalas semua dukungan yang mereka berikan selama beberapa tahun terakhir,” ungkap Paes.
“Target pertama adalah memenangkan trofi di sini dan membangun perasaan positif jelang Piala Asia. Merasakan hubungan yang kuat dengan tim dan suporter adalah hal terindah dalam sepak bola,” pungkas Paes.
Baca Juga
Panaskan Mesin, Pemain Timnas Indonesia Latihan Perdana Jelang FIFA ASEAN Cup
