Ketua Umum Kadin: UMKM Indonesia Harus Bisa Tembus Pasar Ekspor
JAKARTA, investortrust.id – Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Arsjad Rasjid berharap UMKM dapat menjadi tumpuan perekonomian. Oleh karena itu, UMKM harus diperkuat hingga bisa menembus ekspor.
“Terlebih baru 15% UMKM Indonesia yang menembus ekspor. Angka ini jauh dibanding nilai ekspor tetangga di Asean. Di Malaysia, (angka UMKM ekspor) 13,7% dan Thailand 28,7%” kata Arsjad, saat Pesta Rakyat UMKM untuk Indonesia di JCC Jakarta, Senin (22/7/2024).
Baca Juga
Menteri Koperasi dan UMKM Usulkan Penyaluran KUR Tak Hanya Gunakan Data Historis
Dia mengatakan, Kadin sering mendapatkan pesan langsung dari para pelaku UMKM terkait kesulitan menembus pasar global. “Misal, kesulitan mencari jasa ekspor yang kredibel, susah mencari informasi mitra negara tujuan, dan akses ekspor, dan masih banyak lagi,” ujar dia.
Untuk menjawab kebingungan tersebut, Arsjad mengatakan, Kadin sebagai mitra strategis pemerintah berkomitmen dalam mendukung UMKM. Dia mengatakan organisasi yang dia pimpin berkomitmen untuk mendukung UMKM Indonesia untuk naik kelas dan menembus pasar ekspor.
“Dua tahun lalu, kami meluncurkan gerakan kemitraan inklusif untuk UMKM naik kelas yang waktu itu diresmikan Bapak Presiden Jokowi,” kata dia.
Baca Juga
Menko Airlangga Imbau Pengusaha Besar Tak Ambil Ceruk Bioavtur dari UMKM
Dia mengatakan, Kadin berkomitmen mendorong lebih banyak UMKM mengakses pasar internasional melalui lebih 50 program unggulan. Dia menyebut, terdapat lebih dari 200 UMKM yang mendapat pelatihan bersertifikasi ekspor dan menjadi pusat informasi resmi tentang ekspor.
“Peran UMKM sangat krusial untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045, utamanya mencapai cita-cita bangsa Indonesia untuk menjadi kekuatan ekonomi terbesar di Indonesia dan keluar dari middle income trap,” kata dia.
