Kemenhub Ungkap Alasan Terjadinya Lonjakan Pemudik di Libur Nataru
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyebut pada libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru) ini terjadi lonjakan pemudik hingga mencapai 170 juta orang. Angka tersebut meningkat 143% jika dibandingkan jumlah perjalanan di Nataru 2022-2023 yang berjumlah 44,17 juta orang.
Juru Bicara Kemenhub, Adita Irawati mengungkapkan, lonjakan ini terjadi karena beberapa faktor. Pertama karena PPKM sudah dicabut oleh Pemerintah sehingga tidak ada lagi pembatasan perjalanan.
"Kemudian juga kalau kita lihat sepertinya aktivitas masyarakat sudah semakin kembali seperti normal ya. Kita lihat dari berbagai parameter ekonomi juga sudah membaik," ujar Adita Irawati di Kantor Kemenhub, Rabu (20/12/2023).
Selain itu, Adita juga menyebut bahwa dari segi infrastruktur transportasinya sendiri sudah mulai banyak. Apalagi ada moda transportasi baru juga seperti Kereta Cepat Whoosh.
Berdasarkan survei yang dilakukan Badan Kebijakan Transportasi (BKT), sebanyak 296 ribu orang atau 0,26% akan melakukan perjalanan menggunakan Kereta Cepat selama periode libur Nataru 2023-2024.
"Kemudian ruas tol juga bertambah. Jadi itu semua kita lihat dari hasil survei juga itu mendorong masyarakat untuk melakukan perjalanan dari tahun lalu," kata Adita Irawati.
Lebih lanjut Adita menerangkan berdasarkan hasil survei, alasan utama masyarakat melakukan perjalanan pada masa Nataru ini adalah untuk berwisata. Kemudian untuk liburan dan yang ketiga mudik kembali ke kampung halaman.
