Jelang Akhir Tahun dan Pemilu, Trimegah Jagokan Lima Saham Konsumer Ini
JAKARTA, investortrust.id – Emiten sektor konsumer mendapatkan sentiment positif akhir tahun yang biasanya mengerek penjualan seluruh produk. Sentimen positif lainnya datang dari pelaksanaan kampanye pemilu yang berpotensi mengerek belanja konsumsi masyarakat.
Analis Trimegah Sekuritas Igantius Samon dan Heribertus Ariando mengatakan, kedua faktor tersebut berpotensi mengerek kenaikan EPS emiten sektor konsumer mencapai 11% atau diprediksi lebih tinggi dari pertumbuhan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia tahun ini.
Baca Juga
IHSG Cenderung Naik, Mandiri Sekuritas Jagokan BBCA, DOID, BREN, dan FILM
“Secara umum perusahaan konsumer berada dalam tren positi terbaik untuk meraup keuntungan di tengah peningkatan daya beli masayarakat selama masa kampanye dan pemilu. Emiten konsumer juga diuntungkan penurunan biaya bahan baku,” tulisnya dalam riset yang dipublikasikan di Jakarta, kemarin.
Dari sejumlah emiten konsumer, kelima perusahaan ini diprediksi memainkan peran penting untuk meraup keuntungan terbesar di perbaikan daya beli masyarakat tersebut. Keempatnya adalah PT Mayora Indah Tbk (MYOR), PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Gudang Garam Tbk (GGRM), dan PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI).
Penopang utama keempat saham tersebut berbeda-beda, seperti MYOR dan ICBP didukung portofolio produk yang beragam dan langsung terimbas positif atas peningkatan konsumsi masyarakat menjelang akhir tahun.
Baca Juga
Meski Target Harga Dipangkas, Saham Mayora (MYOR) Tetap Pilihan Teratas
Sedangkan saham HMSP dan GGRM didoorng pelaksanaan kampanye pemilu yang bakal menaikkan permintaan rokok dalam negeri. Di lain pihak, MIDI terimbas sentiment positif atas peningkatan pasar kelas menengah di Indonesia. MIDI juga diuntungkan pelaksanaan pemilu dan peningkatan margin keuntungan ekspansi Lawson.
Selain menunjukkan tren peningkatan penjualan menjelang akhir tahun dan pelaksanaan pemilu. Valuasi saham kelima emiten sektor konsumer tersebut tergolong masih sangat menarik, sehingga terbuka peluang penguatan. Saham sektor konsumer juga merupakan saham defensive.
Prospek saham konsumer
