Incar 45.750 Unit Rumah, BBTN Sebut Aceh Motor Pertumbuhan KPR Syariah
JAKARTA, investortrust.id – Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), Nixon LP Napitupulu, menyampaikan, pembiayaan Unit Usaha Syariah BTN (BTN Syariah) tumbuh sebesar 17,94% di kuartal III-2023. Sementara aset BTN Syariah tercatat tumbuh 16,81% secara year on year.
“Peningkatan kinerja BTN Syariah yang positif didorong melalui pembangunan di sektor perumahan. Pertumbuhan ini ikut mendongkrak sektor properti yang memiliki multiple effect ke 174 sektor turunan lainnya sehingga dapat meningkatkan geliat ekonomi nasional,” papar Nixon dalam keterangan tertulis, Minggu (15/10/2023).
Terkait kontribusi tersebut, pihaknya berkomitmen agar BTN Syariah terus berinovasi dalam penyaluran KPR Bersubsidi. Langkah ini juga diyakini akan membantu Pemerintah mempercepat pencapaian Program Satu Juta Rumah.
Baca Juga
IHSG Dikepung Sentimen Geopolitik dan Inflasi, 6 Saham Layak Pantau Sepekan
Salah satu langkan kongkret memacu pertumbuhan syariah dilakukan dengan memperbesar porsi pembiayaan syariah khususnya di Provinsi Aceh.
Nixon mengatakan, sejak penerapan Qanun di Provinsi Aceh, BTN Syariah semakin percaya diri dalam memberikan layanan perbankan kepada masyarakat Aceh.
“Perkembangan ekonomi di Aceh sudah tumbuh pasca pemulihan Covid-19. BTN Syariah juga terus berkembang di Aceh dengan melakukan berbagai ekspansi, salah satunya pembiayaan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR),” ujar Nixon.
Dikatakan, dengan ekosistem perumahan yang sudah dibangun Bank BTN, pihaknya optimistis BTN Syariah akan menjadi salah satu bank terbesar di Aceh khususnya dalam penyaluran pembiayaan rumah. Untuk mewujudkan hal tersebut, BTN Syariah telah menggandeng lebih dari 80 mitra developer untuk membangun perumahan layak huni bagai masyarakat Aceh.
Baca Juga
Dibayangi Konflik & Beban Utang, Ini Poin Penting Pertemuan IMF-Bank Dunia di Maroko
“Kami terus melakukan ekspansi pembiayaan perumahan, salah satunya dengan menggelar Akad Massal KPR Syariah seperti yang kami laksanakan di Aceh. Kami berharap dapat meningkatkan brand awereness KPR BTN Syariah di Aceh," katanya.
Dipaparkan, BTN menggelar akad massal KPR Syariah secara serentak di Perumahan Hadrah Land, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh, Jumat, (13/10/2023),
Adapun jumlah Akad Massal KPR Syariah di Aceh sebanyak 2.187 unit rumah yang terdiri dari 1.779 rumah subsidi dan 364 rumah non subsidi ini diikuti oleh 33 Kantor Cabang Syariah (KCS) di seluruh Indonesia.
Dengan banyaknya menggelar akad massal diberbagai daerah, lanjut Nixon, BTN Syariah berharap tahun ini dapat menyalurkan pembiayaan syariah sekitar 45.750 unit. Jumlah tersebut terdiri dari 35.150 KPR Syariah Subsidi dan 10.600 KPR Syariah Non Subsidi.
“BTN Syariah optimistis di tahun ini bisa merealisasikan KPR sebanyak 45.750 unit rumah yang didukung oleh mitra pengembang yang sudah bekerjasama di setiap wilayah,” paparnya.
