IHSG Dibuka Melesat, Tiga Saham Melesat, Termasuk BUMI
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (23/4/2024), dibuka menguat melesat 54 poin (0,75%) menjadi 7.127,20. Penguatan tersebut sejalan dengan kenaikan bursa saham global dan Asia.
Penopang utama penguatan indeks berasal dari sejumlah sektor saham, seperti sektor teknologi, sektor keuangan, dan sektor consumer primer. Sebaliknya pelemahan melanda saham sektor infrastruktur dan sektor transportasi.
Baca Juga
Awal Pekan Anjlok 2,7%, Tren Kenaikan Harga Emas Mulai Berat
Di tengah penguatan indeks, beberapa saham cetak lompatan harga di awal sesi, seperti saham PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) naik Rp 40 (25,61%) menjadi Rp 208, PT Golden Flower Tbk (POLU) melesat Rp 108 (22,88%) menjadi Rp 580, dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI naik Rp 9 (10,59%) menjadi Rp 94.
Sebaliknya penurunan paling dalam melanda beberapa seaham berikut, yaitu saham PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk (ATLA), PT NFC Indonesia Tbk (NFCX), dan PT Indo Boga Sukses Tbk (IBOS).
IHSG BEI kemarin ditutup melemah 13,5 poin (0,19%) menjadi 7.073,82. Penurunan tersebut melanjutkan koreksi indeks sepanjang pekan lalu yang hampir 200 poin.
Baca Juga
Tak Kira-kira, Sekuritas Ini Beberkan Potensi Cuan Saham Sentul City (BKSL) hingga 525%
Pemodal asing kembali merealisasikan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 919,79 miliar sepanjang perdagangan saham. Net sell tersebut melanjutkan aksi jual saham dalam beberapa hari terakhir.
Net sell terbanyak melanda saham-saham unggulan ini, seperti saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 612,10 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 451,97 miliar, dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 99,14 miliar
.
