Ganjar: ‘Minimum Essential Force’ Berat untuk Bisa Dipenuhi
JAKARTA, Investortrust.id – Kata penutup dari calon presiden nomor urut 03 Ganjar Pranowo menyoroti beratnya untuk bisa memenuhi minimum essential force, kendati ia menyebut terdapat peningkatan anggaran di Kementerian pertahanan sejak tahun 2019 ke 2021, dari angka Rp107,198; triliun menjadi Rp136,996 triliun pada tahun 2021.
Dalam kesempatan tersebut ia pun mengungkapkan sulitnya mendapatkan data dari Kementerian Pertahanan secara terbuka. Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahpun ia peroleh dari Kemenko Polhukam yang di-publish secara terbuka. “Karena kami tidak bisa mendapatkan data dari Kemenhan secara terbuka, maka minimum essential force kita memang kemungkinan akan berat untuk bisa terpenuhi,” kata Ganjar.
Berikutnya dalam konteks politik luar negeri, ganjar menekanpan pentingnya autonomy strategist untuk meredefinisi politik negara yang bebas aktif. Baginya, duta besar siber pun menjadi penting untuk menangkal problem besar hari ini pada dunia digital.
“Kita perlu duta besar ini untuk merespons perubahan-perubahan global yang ada. Duta besar krisis iklim kita perlukan, garda samudera sebagai strategi baru dari poros maritim dunia,” tuturnya.
Ganjar pun mensyaratkan bahwa seratus persen pesawat tempur milik Angkatan bersenjata RI harus siap tempur, begitupun alutsistanya, dengan zero tolerance untuk kecelakaan pada alutsista.
Ia menekankan upaya peningkatan kekuatan pertahanan Indonesia di angkatan siber, sambil meninngkatkan anggaran pertahanan hingga 2 persen dari PDB. Agenda berikutnya yang akan ia lakukan jika terpilih menjadi presiden yakni mendorong profesionalisme kepolisian, meningkatkan kemampuan Badan Siber Polri agar di tiap satuan pada setiap polda mampu mencegah tindak pidana perdagangan orang (TPPO), termasuk pula kekerasan terhadap perempuan dan anak.
“Tentu kesejahteraan prajurit dan keluarga menjadi begitu penting untuk mendapatkan perhatian. Dan beasiswa kuliah untuk anak prajurit dan Bhayangkara yang membutuhkan, perlu kita lakukan. Indonesia Garda Samudera. We are groots,” tandas Ganjar
