Ekonomi RI Bagus, Presiden Tawarkan Investasi Prioritas Hilirisasi dan Transisi Energi
SAN FRANCISCO, investortrust.id - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menawarkan para pebisnis negara-negara anggota APEC untuk berinvestasi di sektor/proyek prioritas di Indonesia. Ini mencakup hilirisasi industri, transisi energi, dan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
"Beragam insentif dan fasilitas telah kami disiapkan. Saya berharap pebisnis APEC dapat mengambil bagian besar di sektor ini,” ucap Presiden di hadapan para pebisnis di APEC CEO Summit, yang digelar di Main Ballroom, Moscone West, San Francisco, Amerika Serikat, Kamis (16/11/2023) waktu setempat.
Baca Juga
Presiden mengatakan, Indonesia merupakan pilihan yang tepat dan menjanjikan bagi para investor untuk berinvestasi. Hal ini salah satunya dikarenakan ekonomi Indonesia diprediksi akan tumbuh dengan baik, selain sejumlah potensi yang dimiliki oleh Indonesia.
Pertumbuhan Capai 5%
Pada kuartal III-2023, pertumbuhan ekonomi Indonesia lebih rendah dari kuartal II menjadi 4,94% year on year (yoy), namun kinerja ini termasuk yang terbaik di dunia. Pertumbuhan ekonomi RI tercatat terbaik keempat di antara negara-negara yang telah merilis laporan pertumbuhan triwulan III tahun ini, hanya kalah dengan India, Uzbekistan, dan Vietnam.
Berdasarkan data yang dihimpun Litbang Investortrust hingga 10 November 2023, negara dengan pertumbuhan ekonomi yang tertinggi pada kuartal III tahun ini adalah India menembus 6,5% yoy. Yang kedua adalah Uzbekistan sebesar 5,8% yoy dan ketiga, negara tetangga di Asean, Vietnam, sebesar 5,3% yoy.
Baca Juga
Tarik Investasi Rp 140 Triliun, KEK Harus Menjadi Destinasi Investasi
“IMF memprediksi ekonomi Indonesia tumbuh mencapai 5% di tahun 2023. Di tahun 2024 diperkirakan naik menjadi 5,1%,” ucap Presiden dalam keterangan yang dirilis Jumat (17/11/2023).
