Diselingi Libur Panjang, Milenial Pilih 'Healing' atau ke Bilik Suara?
JAKARTA, Investortrust.id- Milenial baik kelompok generasi Y dan Z diimbau untuk menyuarakan aspirasinya pada hari pemilihan presiden yang jatuh pada 14 Februari mendatang. Imbauan ini penting disampaikan karena hari pencoblosan jatuh di tengah rentetan hari libur, yang kerap dimanfaatkan para generasi milenial untuk healing, dalam bentuk traveling atau rekreasi.
Disampaikan Budy Sugandi selaku Wakil Deputi YZ TPN paslon nomor urut 03 Ganjar– Mahfud, para generasi milenial jangan menganggap apa yang menjadi aspirasinya akan bisa diserap oleh para wakil rakyat dan para pemimpin periode mendatang, jika mereka tidak menggunakan hak pilihnya pada hari pencoblosan di 14 Februari 2024.
“Jangan merasa bahwa apa yang menjadi aspirasinya akan terealisasikan, mereka harus salurkan dengan benar secara demokratis, dengan datang dan memilih pada saat hari pencoblosan,” kata Budy dalam kesempatan podcast “Konvergensi” yang digelar Investortrust.id, bertema "Siapa Presiden Pilihan Zilenial?", Senin (5/2/2024).
Diakui Budy, banyak kelompok milenial yang beranggapan bahwa hak pilih secara individual tidak akan berpengaruh pada nasib mereka di lima tahun ke depan. “”Milih gak pengaruh? Jangan salah harga beras, gaji yang kita terima, baju yang kita pakai, pajak yang akan kita bayarkan, itu akan ditentukan oleh legislatif, jadi nasib kita akan ditentukan dalam lima tahun hanya dengan memanfaatkan masa 5 detik untuk memilih,” tegasnya.
“Makanya saya ini punya istilah, karena saya berasal dari NU (Nahdlatul Ulama), selemah-lemah iman dalam pemilu, ialah memberikan suaranya,” selorohnya.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Komandan TKN Pemilih Muda Prabowo-Gibran, Osco Olfriady Letunggamu menyampaikan optimismenya bahwa para generasi Y dan Z dipastikan akan tetap menggunakan hak pilihnya, kendati hari pemilihan diselingi oleh sejumlah hari libur.
Baca Juga
Ada Long Weekend Jelang Pilpres 2024, Timnas Amin Yakin Gen Z dan Milenial Tetap ke TPS
“Para milenial pada 14 Februari pasti akan menggunakan hak pilihnya. Walaupun libur para 'pegiat weekend', gak cuma Gen Z dan milenial, semuanya bisa tetap menggunakan hak suaranya, bisa menggunakan hak pilihnya di mana pun mereka berada,” ujarnya.
Sementara itu Lathifa Marina Al Anshori, Wakil Deputi Bidang Milenial dan Gen Z Tim Pemenangan Nasional AMIN menyambut baik langkah yang dilakukan pengusaha-pengusaha ritel nasional yang mempromosikan gerakan datang ke bilik suara. Banyak pengusaha ritel memberikan promosi-promosi bagi mereka yang berbelanja dengan menunjukkan jari mereka yang telah terkena tinta tanda telah memilih.
“Yang bagus adalah banyak brand ritel yang memberikan promo diskon kalau para milenial yang doyan shopping menunjukkan jari mereka yang berwarna ungu. Enak juga kan, anak Gen Z ini bisa hemat,” tuturnya.
Soal pentingnya sosialisasi bagaimana tata cara memilih, Lathifa yakin sosialisasi yang telah dilakukan oleh para caleg sudah cukup memberikan pengetahuan bagi para pemilih, termasuk pada Gen Y dan Gen Z.
