Cek Rekomendasi Saham di Tengah Sentimen Rilis Neraca Dagang dan BI Rate
JAKARTA, investortrust.id – PT KB Valbury Sekuritas merekomendasikan 6 saham yang patut dipantau pada perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), periode 15 Juli – 19 Juli 2024.
Saham-saham tersebut terdiri dari, saham PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS), PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), PT XL Axiata Tbk (EXCL) dan PT Summarecon Agung Tbk (SMRA).
Analis KB Valbury Sekuritas, Afif Abdullah, memprediksi, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) cenderung melemah pekan ini pada rentang area 7.250 – 7.350.
‘’Pergerakan IHSG secara teknikal saat ini sedang menguji area resist kuat harian di sekitar level 7.370 yang mana diprediksi akan tertahan di area tersebut untuk menguji area support 7.200 – 7.250,’’ ulas dia dalam riset mingguan, dikutip, Minggu (14/7/2024).
Baca Juga
Adapun sentimen data penting yang memengaruhi pergerakan IHSG pekan ini, yaitu rilis data neraca perdagangan dalam negeri untuk bulan Juni pada hari Senin, (15/7) besok, dan pengumuman tingkat suku bunga BI rate pada hari Rabu, (17/7).
‘’Dari luar negeri rilis data yang ditunggu adalah rilis data tingkat pertumbuhan GDP Cina pada hari Senin dan kalim tunjangan pengangguran AS pada hari Kamis, (18/7)’’ ujarnya.
Sementara pada Jumat akhir pekan lalu, IHSG ditutup menguat sebesar 0,37% atau naik 27 poin ke level 7.327 dengan total transaksi sebesar 12 trilliun.
Kinerja IHSG pada perdagangan pekan kemarin (8-13/7/2024) terpantau menguat dengan total kenaikan sebanyak 74 poin atau naik 1,02%, disebabkan oleh sentimen positif dari rilis data inflasi Amerika Serikat (AS) yang menyebabkan mata uang rupiah menguat terhadap dollar AS sebesar Rp 16.100.
Baca Juga
Ada Sinyal Positif Suku Bunga, IHSG Diprediksi Lanjut Menguat Pekan Ini
‘’Penguatan indeks pun tak lepas dari masuknya dana asing sebesar lebih dari Rp 1 trilliun dalam rentang satu minggu terakhir,’’ ulasnya.
Kenaikan IHSG pada minggu kemarin ditopang oleh naiknya saham-saham blue chip khususnya sektor perbankan seperti BBCA, BBRI, BBNI dan TLKM di mana BBCA terpantau telah mencatatkan pembelian bersih sebesar Rp 886 milliar oleh investor asing selama seminggu terakhir.
Sementara pergerakan indeks secara sektoral ditopang oleh naiknya hampir semua sektor, di mana sektor properti mengalami kenaikan sebanyak 7,2%, sedangkan sektor yang mengalami penurunan adalah sektor energi yang terkoreksi sebesar -1,49%.
