BI: Kredit Perbankan Tumbuh 8,99% dan Bisa Capai 11% Akhir Tahun
JAKARTA, investortrust.id - Bank Indonesia (BI) menyatakan, kredit perbankan tumbuh 8,99% year on year (yoy) pada Oktober 2023 dan diperkirakan menguat mencapai 9-11% yoy pada akhir tahun ini. Hal ini didukung Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan yang masih tumbuh 3,43% (yoy) pada bulan yang sama.
"Intermediasi perbankan diprakirakan juga terus tumbuh positif, didukung oleh lending capacity perbankan yang baik, sejalan dengan likuiditas yang memadai. Kredit perbankan pada Oktober 2023 tumbuh 8,99% (yoy), didukung peningkatan permintaan pembiayaan, sejalan dengan kinerja korporasi dan konsumsi rumah tangga yang terjaga," kata Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Komunikasi, BI Erwin Haryono dalam keterangan di Jakarta, 23 November 2023.
Baca Juga
Secara sektoral, pertumbuhan kredit terutama ditopang oleh sektor jasa sosial, jasa dunia usaha, dan pertambangan. Pembiayaan syariah juga terus meningkat mencapai 14,68% (yoy) pada Oktober 2023. Di segmen UMKM, pertumbuhan kredit mencapai 8,36% (yoy), antara lain didukung oleh penyaluran KUR yang meningkat.
Ke depan, Bank Indonesia akan terus mendorong penyaluran kredit/pembiayaan perbankan dan memperkuat sinergi dengan pemerintah untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi, terutama pada sektor-sektor prioritas, inklusi, dan ekonomi hijau. Dengan memperhatikan perkembangan tersebut, tandas Erwin, prospek pertumbuhan kredit pada 2023 diprakirakan tetap di kisaran 9-11% dan meningkat pada 2024.
Baca Juga
BI: Operasi Keuangan Pemerintah Ekspansi Rp 85 Triliun, Likuiditas Perekonomian Memadai
