Bhuwanatala (BIPP) Akuisisi Aset Hotel di Bali Rp 85 Miliar
JAKARTA, investortrust.id – Emiten pengembang properti, PT Bhuwanatala Indah Permai Tbk (BIPP) menambah portofolio bisnis hotel dengan membeli tanah dan bangunan seluas 8.780 meter persegi, di Kuta, Kabupaten Badung, Bali.
Sekretaris Perusahaan PT Bhuwanatala Indah Permai Tbk Arianto Syarief mengatakan, pembelian aset properti dilakukan Perseroan melalui anak usaha PT Udyana Rayja Sentosa. “Perseroan merupakan pemilik 99,99% saham PT Udyana Rayja Sentosa,” ungkap Arianto dalam keterbukaan informasi yang dilansir, Selasa (21/11/2023).
Baca Juga
Sritex (SRIL) Terancam Delisting Setelah 30 Bulan Saham Disuspensi
Lebih lanjut disampaikan, nilai transaksi pembelian aset tersebut sebesar Rp 85 miliar melalui Tim Kurator PT Asiapac Pancamakmur Abadi. Nama terakhir berstatus pailit. “Penandatangan Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) dengan Kurator PT Asiapac dilakukan Perseroan pada tanggal 16 November 2023,” imbuh Arianto.
Dikatakan, dengan transaksi tersebut, BIPP menambah unit usaha perhotelan sehingga dapat meningkatkan sumber pendapatan Perseroan di masa datang.
Berdasarkan laporan kinerja keuangan per kuartal III-2023, BIPP tercatat membukukan penurunan pendapatan sebesar 21,04% secara year on year menjadi 216,160 miliar. Pada periode yang sama tahun 2022, pendapatan perseroan tercatat Rp 273,77 miliar.
Baca Juga
PDPP Bagikan Saham Bonus Rp 46,87 Miliar, Cek Jadwal Penting Ini
Beban penjualan tercatat sebesar Rp 130,08 miliar, turun dari periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat Rp 187,90. Alhasil Perseroan mencatat laba kotor Rp 86,08 miliar, naik tipis dari Rp 85,87 miliar di kuartal III-2022.
Laba usaha yang dibukukan sebesar Rp 46,97 miliar, turun dibanding periode yang sama tahun 2022 yang tercatat Rp 50,52 miliar.
Sedangkan dari sisi bottom line Perseroan menderita rugi komprehensif yang diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp 9,53 miliar, membengkak dibanding kerugian yang tercatat pada peride yang sama tahun 2022 sebesar Rp 4,34 miliar.
