BEI Buka Peluang Indeks Syariah Berbasis ESG Diluncurkan Tahun Ini
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) masih mengkaji indeks syariah baru berbasis environmental, social, and governance (ESG). Meski demikian, terbuka peluang indeks baru ini berlaku tahun ini.
“Tahun ini masih dalam kajian, karena kan itu sebenernya masih dalam bagian indeks ya, apakah memang pendekatannya masih sama atau tidak, kita juga lagi nunggu,” ungkap Kepala Divisi Pasar Modal Syariah BEI, Irwan Abdalloh di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (17/01/2024).
Meski masih dalam proses pengkajian, Irwan memberi sinyal indeks baru tersebut dapat diluncurkan pada tahun 2024 ini. “Kami harapkan tahun ini sih keluar, karena kami dapat bocoran bakal ada salah satu emiten yang mengeluarkan sukuk berbasis ESG,” paparnya.
Baca Juga
Gandeng HSBC, Manulife (MAMI) Luncurkan Reksa Dana Syariah ESG
Sejauh ini BEI telah melakukan kajian untuk pembentukan indeks saham syariah dari emiten yang menerapkan prinsip ESG sejak tahun 2022. Awalnya indesk syariah berbasis ESG ini itargetkan untuk diluncurkan pada tahun 2023. Namun, hingga saat ini proses pengkajian ternyata belum tuntas.
Pasar modal syariah Indonesia berpeluang besar untuk tumbuh setelah menjadi pasar modal syariah pertama yang menggunakan Sistem Online Trading Syariah atau SOTS di ASEAN. BEI menargetkan investor syariah bisa tumbuh menjadi satu juta investor pada tahun 2024 ini.
