BEI Bidik 96 Emiten Bursa Karbon hingga Akhir 2024
JAKARTA, investortrust.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan sebanyak 96 perusahaan yang berpartisipasi dalam bursa karbon sampai akhir tahun 2024. Hingga saat ini BEI mencatatkan sebanyak 46 pengguna jasa yang mendukung target net zero emission.
Direktur Pengembangan BEI, Jeffrey Hendrik mengatakan, akan terus menggelar diskusi dan sosialisasi kepada para emiten (perusahaan tercatat) agar target tercapai.
"Itu akan kami ajak diskusi, untuk berpartisipasi, memanfaatkan keberadaan bursa karbon ini, untuk mendukung strategi mereka ke arah net zero," ujar Jeffrey saat ditemui di Gedung BEI, Senin (19/02/2024).
Baca Juga
Jeffrey berharap, setiap emiten mulai menyusun roadmap net zero karena sejauh ini investor di bursa karbon dari kalangan investor asing. Hal ini penting karena para investor kini tidak hanya memperhatikan faktor financial performance dalam keputusan investasi, tetapi juga peduli faktor environmental, social, dan governance (ESG).
"Oleh karena itu, mulai saat ini kami menyampaikan kepada para perusahaan tercatat, kepada para emiten, kalau investor sudah memperhatikan faktor-faktor itu," imbuh Jeffrey.
Jeffrey yakin banyak emiten di BEI sudah memiliki roadmap dan bisa memanfaatkan keberadaan bursa karbon untuk mencapainya. Dia menambahkan, target penambahan 50 partisipan bursa karbon bisa saja dari perusahaan swasta ataupun BUMN.
"Dari mana saja oke. Ya, pihak-pihak yang memenuhi persyaratan, sebagai pengguna jasa bursa karbon, kita undang untuk bisa menjadi pengguna jasa," tandas dia. (CR-5)
Baca Juga
BEI Tingkatkan Kapabilitas Platform SPPA Perdagangan Surat Utang Negara
