Anindya: Setelah Memimpin G20 dan ASEAN, Apa Peran Indonesia di 2024?
DAVOS, investortrust.id – Indonesia bisa belajar banyak dari pertemuan pertemuan World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss. Terutama bagaimana peran dan agenda Indonesia ke depan untuk memajukan bangsa, setelah tahun 2022 menjadi keketuaan (presidensi) G20 dan tahun 2023 sebagai keketuaan ASEAN.
“Tahun 2022 Indonesia kita sebagai keketuaan G20, kemudian tahun 2023 di ASEAN. Nah di 2024 ini Indonesia akan bagaimana perannya. Apa yang bisa kita terapkan untuk kemajuan masyarakat Indonesia,” kata CEO PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) yang juga Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, di Davos saat menghadiri pertemuan tahunan WEF.
Anindya menyatakan, Indonesia bisa belajar banyak dari pertemuan yang dihadiri tokoh penting dunia ini. Tapi juga bisa sekaligus memberikan berbagai masukan. “Apalagi di WEF ini kan seperti agenda setting di awal tahun. Jadi kita bisa menentukan bagaimana agenda ke depan, karena ujung-ujungnya kan kita menuju Indonesia Emas 2045 yang tidak lama lagi, sekitar 21 tahun lagi,” kata Anindya lewat kiriman video dari Davos yang diterima investortrust.id di Jakarta, Selasa (16/01/2024) dinihari.
Anindya menuturkan, banyak pihak yang menyoroti dan memperhatikan Indonesia, terkait dengan penyelenggaraan pemilu Februari nanti. “Mereka banyak bertanya, bagaimana keberlanjutan Indonesia ke depan. Tapi intinya, kita harus peka terhadap dinamika dan perubahan dunia berkembang yang begitu cepat,” ujarnya.
Pertemuan WEF yang dibuka Senin malam waktu setempat dihadiri tokoh-tokoh penting dari sedikitnya 100 negara. Pertemuan tahunan ke-54 bertajuk Rebuilding Trust (Membangun Kembali Kepercayaan) itu bakal berlangsung pada 15-19 Januari 2024.
Para tokoh penting di WEF Davos terdiri atas kepala negara, petinggi pemerintahan, pimpinan organisasi, tokoh publik, aktivis, insan pers, pelaku bisnis, dan chief executive officer (CEO) perusahaan-perusahaan terkemuka dari berbagai penjuru dunia.
Sejumlah pengusaha Indonesia juga ikut berpartisipasi dalam acara bergengsi itu, salah satunya CEO PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) yang juga Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie.
Ada empat tema utama yang diusung dalam WEF 2024. Pertama, mencapai keamanan dan kerja sama di dunia yang terpecah belah. Kedua, menciptakan pertumbuhan dan lapangan pekerjaan untuk era baru. Ketiga, tema kecerdasan buatan sebagai pendorong bagi ekonomi dan masyarakat, serta strategi jangka panjang untuk iklim, alam, dan energi.
Baca Juga
