Raih Fasilitas Kredit dari Bank Rp 1,5 Triliun, Adhi Karya (ADHI) Bilang Ini
JAKARTA, investortrust.id – PT Adhi Karya Tbk (ADHI) meraih fasilitas kredit senilai Rp 1,35 triliun dari PT Bank Mandiri Tbk (BMRI). Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung pembiayaan sejumlah proyek infrastruktur strategis yang tengah digarap. Penandatangan perjanjian fasilitas kredit telah dilaksanakan di kantor pusat ADHI Jakarta, pada 9 Juli 2024.
Baca Juga
Garap Dua Tol, Adhi Karya (ADHI) Usulkan PMN Rp 2,09 Triliun
Dia menambahkan, kerja sama ini menandai langkah strategis penguatan struktur keuangan perusahaan untuk memastikan kelancaran operasional berbagai proyek strategis yang sedang dikerjakan. Pendanaan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan dan keberlanjutan bisnis perusahaan.
Kerjasama ini, terang dia, juga sebagai sinyal yang baik bahwa ADHI masih dipercaya oleh Bank Mandiri dalam mendapatkan fasilitas pendanaan ditengah kondisi ekonomi yang sulit dan sentimen terhadap industri konstruksi yang kurang baik.
“Hal ini membuktikan bahwa ADHI menjadi mitra yang dapat dipercaya melalui performa bisnis yang baik dengan tetap terus berkomitmen untuk memenuhi segala kewajiban yang ada kepada seluruh pemangku kepentingan,” ,” tulis Corsec ADHI Rozi Sparta dalam pengumuman resmi di Jakarta, Kamis (11/7/2024).
Sebelumnya, Rozi Sparta mengatakan, perseroan berhasil mencatatkan kontrak baru senilai Rp 10,2 triliun hingga Juni 2024. Penyumbang terbesar berasal dari proyek Gedung dengan kontribusi sebanyak 50%.
Baca Juga
Terbitkan Obligasi Rp 5 Triliun, Adhi Karya (ADHI) Kantongi Peringkat idA- Prospek Stabil
Kontrak baru ini berasal dari proyek pekerjaan Gedung dengan sumbangan 50% dan proyek sumber daya air mencapai 32%. Sisanya dikontribusikan proyek jalan dan jembatan, properti, manufaktur, dan EPC.
“Sedangkan sumber pendaaan utama proyek berasal dari pemerintah mencapai 66%, proyek swasta menyumbang sebanyak 29%, dan sisanya proyek BUMN dan anak usahanya,” tulisnya dalam penjelasan resminya.
