5 Balai Lelang Terbaik di Dunia
JAKARTA, investortrust.id - Pasar pelelangan karya seni adalah salah satu industri yang paling menguntungkan dan glamor di dunia, dengan karya seni senilai miliaran dolar terjual setiap tahunnya. Ada banyak rumah lelang seni di seluruh dunia, namun 6 teratas adalah Christie's, Sotheby's, Phillips, Bonhams, Heritage Auctions, dan China Guardian.
1. Christie's
Sudah menjadi rahasia umum bahwa Christie's adalah rumah lelang terbaik yang populer. Didirikan di London pada 1766, Christie's juga merupakan rumah lelang tertua di dunia.
Balai lelang ini memiliki reputasi yang baik dalam menjual karya seni paling berharga dan bergengsi, termasuk penjualan lukisan Leonardo da Vinci, Salvator Mundi, dengan harga $450 juta yang memecahkan rekor. Hingga gaun Jean Louis yang dikenakan Marilyn Monroe saat menyanyikan lagu "Happy Birthday" kepada Presiden Kennedy.
Christie's memiliki ruang lelang di London, New York, Paris, Hong Kong, dan Shanghai, dan menawarkan beragam karya seni dan koleksi, mulai dari lukisan klasik hingga seni modern dan kontemporer. Ruang lelang utamanya di South Kensington adalah yang tersibuk di dunia.
Christie's menjadi perusahaan swasta pada tahun 1988, dibeli oleh grup induk swasta milik miliarder Francois Pinault bernama Artemis, dan tak hanya karya seni, juga memiliki koleksi real estat, perhiasan, mode, dan barang antik.
2. Sotheby's
Sebagai rumah lelang tertua keempat yang ada dan perusahaan tertua yang terdaftar di Bursa Efek New York, Sotheby's adalah bagian penting dari sejarah lelang seni.
Baca Juga
Woww..., Jam Tangan Daniels-Smith Terjual US$2,4 Juta di Lelang Sotheby's
Sotheby's didirikan di London pada 1744 dan sejak itu berkembang secara global, dengan lokasi di New York, Paris, Hong Kong, dan Jenewa. Sotheby's berspesialisasi dalam seni, perhiasan, dan barang koleksi dan memiliki reputasi penjualan kelas atas, seperti lelang koin Saint Gaudens Double Eagle tahun 1933 yang berhasil dijual seharga $18,9 juta. Barang-barang lelang Sotheby's lebih ditekankan pada seni kontemporer, dengan penjualan karya seniman seperti Basquiat dan Koons yang memecahkan rekor.
Penjualan terkenal termasuk Orange Marilyn karya Andy Warhol seharga $17.327.500 pada 1998, mahakarya Edvard Munch The Scream, yang pada saat itu terjual dengan harga memecahkan rekor $119.922.500 pada 2012, dan koleksi dari Greta Garbo, Jacqueline Kennedy Onassis, Duke dan Duchess of Windsor , Gianni Versace, dan David Bowie.
3. Philips
Phillips adalah rumah lelang Inggris yang memiliki kantor pusat di New York dan London. Didirikan di London, pada 1796, Philips bergerak dalam penjualan karya seni kontemporer, desain, lukisan, foto, patung, jam tangan, dan banyak lagi.
Dalam beberapa tahun terakhir, rumah lelang ini telah hadir di kancah internasional dengan penjualan yang luas dan berpenghasilan kotor tinggi, terutama di bidang jam tangan dan seni abad ke-20 dan kontemporer.
Pada Mei 2022, Phillips bekerja sama dengan Bacs & Russo memimpin lelang berbagai jam tangan pemilik tersukses di Asia dengan tingkat penjualan tayang 100%. Penjualan tersebut mencapai HK$264 juta atau US$33,6 juta.
4. Heritage Auctions
Heritage Auctions didirikan di Dallas, Texas, pada tahun 1976 dan sejak itu berkembang ke lokasi di Beverly Hills, Chicago, New York, dan Hong Kong. Perusahaan ini berspesialisasi dalam barang koleksi, termasuk koin, komik, dan memorabilia olahraga, tetapi juga menawarkan lelang untuk barang seni rupa dan barang mewah.
Dengan sejarah yang lebih singkat dibandingkan dengan rumah-rumah kuno seperti Sotheby's dan Christie's, Heritage Auctions kini ditetapkan sebagai salah satu rumah koleksi terbesar di dunia. Rumah lelang ini unik dalam dua hal: dari koleksinya dan kantor pusatnya.
Yang pertama adalah karena koleksi khususnya lengkap dengan koin langka, karya seni Barat, komik kuno, perhiasan dan jam tangan, buku dan manuskrip, memorabilia Perang Saudara, memorabilia luar angkasa – dan masih banyak lagi.
Alasan lain mengapa Heritage Auctions unik adalah karena rumah lelang ini didirikan di Amerika dan tidak pernah memindahkan kantor pusatnya ke luar negeri. Selain itu, meskipun Heritage Auctions memiliki kantor satelit di seluruh dunia, sebagian besar penjualannya dilakukan secara online, dan hampir separuh pendapatannya berasal dari transaksi e-commerce.
Dengan pendapatan tahunan yang mencapai hampir $1 miliar, Heritage Auctions telah mencatat beberapa penjualan yang mengesankan – seperti satu sen langka tahun 1792, yang pertama dibuat oleh percetakan uang Philadelphia, dijual oleh rumah lelang seharga $1,2 juta, dan koleksi kristal Lalique yang terjual seharga $1,7 juta.
Bahkan sebagai “anak baru di dunia ini”, Heritage Auctions telah membuktikan nilainya sebagai salah satu rumah lelang terbaik di dunia.
5. Bonhams
Bonhams didirikan di London pada 1793 oleh Thomas Dodd, seorang pedagang barang antik terkenal dan Walter Bonham yang merupakan spesialis buku-buku tua. Balai lelang ini kemudian berkembang ke berbagai lokasi di seluruh dunia, termasuk New York, Los Angeles, dan Hong Kong.
Bonhams sebagai salah satu juru lelang terbesar dan paling terkenal di dunia, yang menawarkan karya seni rupa kontemporer dan modern, barang koleksi, mobil, dan divisi barang mewah, termasuk perhiasan, jam tangan, anggur, dan wiski. Salah satu mobil yang berhasil dijual di Bonhams adalah Aston Martin V12 Vanquish yang terjual dengan harga mencengangkan, mencapai angka US$337.630 atau sekitar Rp4,5 miliar.
Ruang penjualan utama berada di London, New York, Los Angeles, Paris dan Hong Kong, dengan lelang juga diadakan di Knightsbridge, Edinburgh dan Sydney. Dengan jaringan kantor di seluruh dunia dan perwakilan regional di 22 negara, Bonhams menawarkan layanan saran dan penilaian di 53 bidang spesialis. Setelah beberapa kali pengambilalihan dan merger, Bonhams memiliki posisi stabil di pasar seni, sejak 2003, dengan total 700 penjualan setahun untuk semua departemen.
6. China Guardian
Tiongkok adalah negara dengan minat yang semakin besar terhadap karya seni rupa dan barang koleksi. China Guardian adalah rumah lelang pertama yang mengkhususkan diri dalam penjualan karya seni Tiongkok dan merupakan rumah lelang Tiongkok pertama yang go internasional.
Dengan banyak pilihan barang yang dijual termasuk lukisan Tiongkok, lukisan tinta, kaligrafi, porselen, lukisan cat minyak, furnitur, dan patung, China Guardian memimpin pasar seni Asia dengan beroperasi di Beijing, Hong Kong, Shanghai, Taiwan, Jepang, dan Amerika Utara.
Penjualan bersejarah di China Guardian adalah Album Mountains and Rivers oleh Qi Baishi, artis paling terkenal di Tiongkok dengan harga $6 juta serta vas bunga mawar langka berisi “delapan abadi” melintasi laut yang dijual dengan harga yang tidak diketahui.
Sepanjang 26 tahun sejarahnya, China Guardian telah mengadakan lebih dari 1.200 lelang dengan volume penjualan mencapai lebih dari 50 miliar yuan. Rumah lelang tersebut memecahkan rekor regional dengan penjualan Tebing Merah karya pelukis Dinasti Ming, Qiu Ying, yang terjual dengan harga lebih dari $10 juta.
Di pasar Asia, selain China Guardian, ada juga Beijing Poly International Auction Company yang koleksinya lebih banyak pada seni modern dan kontemporer.
