Momen Haru, Prabowo Cium Kening Anak Serka Nur Ichwan
TANGERANG, investortrust.id - Suasana penuh haru menyelimuti Gedung VIP Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Sabtu (4/4/2026) sore. Presiden Prabowo Subianto hadir secara langsung untuk memberikan penghormatan terakhir kepada tiga prajurit terbaik TNI yang gugur dalam menjalankan misi perdamaian dunia di bawah bendera UNIFIL di Lebanon.
Ketiga pahlawan tersebut adalah Mayor Inf. Anumerta Zulmi Aditya Iskandar, Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan, dan Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon. Jenazah ketiga pahlawan penjaga perdamaian itu tiba di Tanah Air sekitar pukul 17.57 WIB dan disambut dengan jajar kehormatan militer yang penuh khidmat.
Baca Juga
Prabowo Beri Penghormatan Terakhir kepada 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon
Presiden Prabowo, yang didampingi oleh Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, Menlu Sugiono, serta Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, tampak penuh duka saat menghampiri pihak keluarga ketiga prajurit. Ketegaran keluarga pecah saat Kepala Negara menyalami mereka satu per satu.
Momen paling menyentuh terjadi ketika Presiden mencium kening anak dari Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan yang masih balita dan berada dalam dekapan sang ibu. Di hadapan peti jenazah yang dibalut bendera Merah Putih, Presiden memberikan penghormatan militer sebagai bentuk apresiasi tertinggi negara atas pengabdian mereka.
Selepas prosesi pelepasan jenazah, tiga jenazah akan diberangkatkan ke Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, untuk disemayamkan sebelum dipulangkan ke daerah asal masing-masing.
Mayor Inf (Anm) Zulmi Aditya Iskandar akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Cikutra, Bandung. Lalu, Serka (Anm) M. Nur Ichwan akan dimakamkan di TMP Giri Dharmaloyo II, Magelang, dan Kopda (Anm) Farizal Rhomadon di TMP Giripeni, Kulonprogo.
Baca Juga
Menlu Tuntut Gugurnya 3 TNI di UNIFIL Diinvestigasi, Sampaikan Duka Mendalam ke Keluarga
Diberitakan, personel pasukan perdamaian UNIFIL asal Indonesia, Kopda Farizal Rhomadhon, gugur akibat tembakan artileri di sekitar posisi kontingen UNIFIL Indonesia di dekat Adchit Al Qusayr, Lebanon selatan, pada Minggu (29/3/2026).
Tepat keesokan harinya atau Senin (30/3/2026), Indonesia kehilangan lagi dua personelnya di UNIFIL akibat konvoi pasukan yang mereka kawal diserang. Dua personel yang gugur dalam serangan tersebut ialah Mayor Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Serka Muhammad Nur Ichwan.

