SBY Kenang Juwono Sudarsono sebagai Sosok yang Satukan Pandangan Militer dan Sipil
JAKARTA, investortrust.id - Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY mengenang mantan Menteri Pertahanan (Menhan) Juwono Sudarsono yang wafat pada Sabtu (28/3/2026). SBY mengenang Juwono sebagai sosok yang menyatukan pandangan militer dan sipil saat momen Reformasi 1998.
SBY mengatakan, Juwono adalah salah satu pemikir dari Universitas Indonesia (UI) yang memiliki ide-ide cemerlang di bidang internasional maupun pertahanan untuk Indonesia dan dunia. Hal itu disampaikan SBY seusai bertakziah ke Juwono yang disemayamkan di gedung Kementerian Pertahanan (Kemenhan), Jakarta, Minggu (29/3/2026).
"Ketika saya mengemban tugas waktu itu 1998 di era reformasi agar TNI kembali ke jati dirinya, tidak berpolitik praktis, tetapi sebagai kekuatan pertahanan yang diandalkan, Mas Juwono memiliki pandangan yang sama," kata SBY dikutip dari Antara.
Baca Juga
Kemenhan Kibarkan Bendera Setengah Tiang atas Wafatnya Juwono Sudarsono
SBY mengaku megenal Juwono sejak dirinya masih menjadi perwira muda yang bertugas di Sekolah Staf dan Komando (Seskoad) TNI AD. Saat itu, SBY mulai menjalin komunikasi dan diskusi dengan Juwono.
Dengan kesamaan pandangan itu, SBY yang menjadi presiden pada Oktober 2004 lantas mengajak Juwono untuk menjadi menteri pertahanan. Ketika menjalankan pemerintahan, SBY bersama Juwono pun terus memodernisasi sektor pertahanan hingga mengembangkan alat utama sistem pertahanan (alutsista). Saat itu, SBY dan Juwono ingin agar kekuatan militer Indonesia terus meningkat di level ASEAN.
Selain itu, SBY mengatakan Juwono juga turut berperan dalam membangun peacekeeping missions agar Indonesia mampu menghadapi krisis dalam maupun luar negeri.
"Dan kami tentu sangat terbantu, karena bagi saya waktu itu pertahanan dan diplomasi sama-sama pentingnya," kata dia.
Dengan wafatnya Juwono Sudarsono, SBY mengajak bangsa Indonesia untuk meningkatkan lagi kemampuan pertahanan dan diplomasi. Menurut dia, soal pertahanan bukan hanya urusan jenderal, marsekal, maupun laksamana, tetapi juga urusan semua pihak.
"Mas Juwono memiliki dua karakter, punya dua kemampuan di bidang pertahanan maupun hubungan internasional," katanya.
Baca Juga
Sebelumnya, Juwono Sudarsono yang merupakan guru besar ilmu hubungan internasional Universitas Indonesia (UI) meninggal dunia di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta, Sabtu (28/3/2026) pukul 13.45 WIB.
Pemakaman Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) pada masa Presiden ke-3 RI BJ Habibie tersebut dijadwalkan pada Minggu (29/3/2026), di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan.
Selain pernah menjabat sebagai menhan dan mendikbud, Juwono diketahui sempat menjadi menteri negara lingkungan hidup pada masa Presiden ke-2 RI Soeharto.

