Antisipasi Arus Balik Lebaran 2026, Transjakarta Perkuat Rute Integrasi hingga 50%
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) melakukan penguatan signifikan pada rute-rute yang terintegrasi dengan stasiun dan terminal guna menghadapi lonjakan mobilitas arus balik Lebaran 2026.
Langkah ini mencakup peningkatan frekuensi layanan hingga 50% dibandingkan hari biasa untuk memastikan kelancaran perjalanan pemudik yang kembali ke ibu kota.
Selain penambahan armada, Transjakarta juga memperpanjang jam operasional pada rute tertentu hingga pukul 23.59 WIB serta tetap menghadirkan layanan 24 jam pada koridor utama. Kebijakan ini khusus diterapkan untuk mengantisipasi puncak arus balik yang diprediksi terjadi pada akhir Maret.
Baca Juga
Pada periode 13-29 Maret 2026, operasional Transjakarta menitikberatkan pada konektivitas first-last mile atau penghubung antar moda transportasi. Fokus penguatan dilakukan pada titik-titik strategis seperti Stasiun Gambir, Pasar Senen, Manggarai, Tanah Abang, hingga Terminal Pulo Gebang.
"Pada periode arus balik, pola pergerakan pelanggan berbeda dengan hari biasa. Karena itu, kami memperkuat layanan pada rute-rute yang terhubung langsung dengan stasiun dan terminal hingga 50 persen," ujar Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, dalam keterangan resminya, Selasa (24/3/2026).
Baca Juga
Transjakarta Hanya Rp 1 di Libur Lebaran 2026, Intip Koridor Terpadatnya
Beberapa rute BRT yang diperkuat antara lain:
* Koridor 2A: Pulo Gadung - Rawa Buaya via Balaikota.
* Koridor 4D: Pulo Gadung - Kuningan.
* Koridor 7F: Kampung Rambutan - Juanda via Cempaka Putih.
Selain itu, layanan Angkutan Umum Integrasi (AUI) seperti rute Tanah Abang-Blok M, Senen-Tanah Abang, dan Manggarai-Blok M juga mendapatkan penyesuaian pola operasi mengikuti jadwal kedatangan penumpang kereta api dan bus AKAP.
Sebagai respons terhadap puncak arus balik, Transjakarta secara khusus menambah 11 unit armada di Terminal Pulo Gebang pada tanggal 25-27 Maret 2026.
Percepatan waktu tunggu (headway) juga dilakukan untuk menghindari penumpukan penumpang di area kedatangan utama.
Manajemen mengimbau pelanggan untuk terus memantau informasi terkini melalui media sosial resmi atau aplikasi TJ Transjakarta guna mengatur rencana perjalanan dengan lebih nyaman.

