Polri Imbau Takbiran Tanpa Konvoi Berlebihan Demi Keamanan
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Polri mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan konvoi berlebihan saat malam takbiran, Jumat (20/3/2026). Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Satgas Humas Operasi Ketupat 2026 Kombes Pol Marupa Sagala dalam keterangannya.
"Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan konvoi berlebihan saat malam takbiran, tidak bersikap anarkis, serta tetap menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing," kata Marupa, Jumat.
Ia berharap agar perayaan malam takbiran berlangsung khidmat tanpa mengganggu ketertiban umum maupun keselamatan pengguna jalan lainnya. Polri mengimbau masyarakat untuk mematuhi rambu lalu lintas, mengikuti arahan petugas, serta mengatur waktu perjalanan guna menghindari kepadatan.
Baca Juga
Prabowo Akan Malam Takbiran di Sumut dan Salat Idulfitri di Aceh
"Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan, dapat menghubungi layanan hotline Polri di nomor 110 yang tersedia selama 24 jam," ujar dia.
Polri juga mengingatkan para pemudik untuk mengutamakan keselamatan. Pemudik diminta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima dan tidak memaksakan diri saat lelah. Sementara masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kejahatan, baik selama perjalanan maupun saat meninggalkan rumah.
Polri menyebut di hari kedelapan Operasi Ketupat 2026, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) secara umum masih dalam kondisi kondusif, meski terjadi peningkatan signifikan pada arus mudik.
Baca Juga
Menag Lapor Persiapan Lebaran ke Prabowo, Takbiran di Bali Selaras dengan Nyepi
"Secara umum situasi kamtibmas masih kondusif, meskipun terdapat dinamika di lapangan khususnya terkait peningkatan mobilitas masyarakat pada arus mudik," ujarnya.
Mobilitas kendaraan keluar Jakarta tercatat mencapai 208.825 unit melalui empat gerbang tol utama. Angka tersebut meningkat 48,15% dibandingkan kondisi normal dan naik 4,05% dibandingkan periode Lebaran tahun sebelumnya.

