PDIP Sebut Megawati Tak Dapat Hadiri Undangan Prabowo di Istana
JAKARTA, investortrust.id - PDIP menyatakan Presiden ke-5 RI Merawati Soekarnoputri tidak dapat menghadiri undangan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/3/2026) malam ini. Ketua Umum PDIP itu sudah diagendakan untuk menghadiri acara internal di Bali.
"Ibu Mega berhalangan, sebab sedang mengikuti rangkaian acara internal yang sudah direncanakan sejak lama di Bali," kata Ketua DPP PDIP, Deddy Sitorus saat dikonfirmasi wartawan.
Baca Juga
Deddy mengatakan, Megawati baru kembali dari Bali ke Jakarta pada akhir pekan ini.
"Sejak minggu lalu (Megawati di Bali) dan sesuai jadwal baru kembali sekitar akhir minggu ini," kata dia.
Sementara itu, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dipastikan hadir memenuhi undangan Prabowo.
Sekjen Partai Demokrat Herman Khaeron memastikan SBY akan hadir jika ada undangan dari Presiden Prabowo.
"Jika ada undangan Presiden pasti Pak SBY akan hadir," katanya.
Herman Khaeron mengaku belum mengetahui hal yang akan dibahas Prabowo dalam pertemuan dengan para mantan presiden dan wapres tersebut. Namun, Herman Khaeron memastikan SBY sangat menguasai perkembangan geopolitik yang saat ini tengah memanas.
"Tetapi jika membahas situasi dunia saat ini, Pak SBY sangat memahaminya karena mengikuti perkembangan dunia setiap hari bahkan mendiskusikanya," katanya.
Ajudan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) AKBP Syarif Fitriansyah membenarkan adanya undangan dari Presiden Prabowo tersebut. Syarif memastikan Jokowi akan hadir memenuhi undangan tersebut.
"Insyaallah hadir," kata Syarif Fitriansyah saat dikonfirmasi awak media.
Syarif mengatakan, undangan tersebut terjadwal pukul 19.30 WIB. Menurutnya, Presiden Jokowi juga sudah bersiap untuk hadir.
"Undangan mulai jam 19.30 WIB," katanya.
Baca Juga
Prabowo Undang Mantan Presiden dan Wapres ke Istana Malam Ini
Meski demikian, Syarif belum dapat memerinci agenda pertemuan itu. Yang pasti, katanya, pertemuan itu akan diisi silaturahmi dan diskusi.
Diberitakan, Prabowo mengundang mantan presiden dan mantan wakil presiden (Wapres) ke Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/3/2026) malam ini. Tak tertutup kemungkinan, pertemuan Prabowo dengan para presiden dan wapres terdahulu ini membahas mengenai situasi geopolitik dan memanasnya konflik di Timur Tengah.

