Harmoni Imlek Nusantara 2026 Dibuka, Sejumlah Menteri Hadir
JAKARTA, Investortrust.id -- Festival Imlek Nasional bertajuk "Harmoni Imlek Nusantara 2026" resmi dibuka pada Minggu (22/2/2026). Acara yang digelar di kawasan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat ini dibuka oleh Ketua Imlek Nasional 2026 yang juga Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar didampingi Wakil Ketua Imlek Nasional 2026 yang juga Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronica Tan.
Hadir sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, antara lain Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait dan Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari. Festival Imlek
Nasional 2026 digelar bertepatan dengan bulan suci Ramadan.
Dalam sambutannya, Irene Umar mengatakan bahwa festival tersebut menjadi simbol kuat toleransi dan Bhinneka Tunggal Ika.
Festival Imlek Nasional 2026 berlangsung selama delapan hari yang dimulai haribm ini hingga 3 Maret 2026. "Kita di Kabinet Merah Putih itu identik dengan angka 08, jadi kali ini kita juga hadir delapan hari full," kata Irene di Lapangan Banteng, Jakarta.
Selain perayaan budaya, festival ini menjadi wadah bagi pelaku UMKM, baik di sektor kuliner (F&B) maupun non-kuliner. Irene juga mengajak pengunjung untuk mendukung produk lokal melalui official merchandise acara.
Tidak hanya aspek ekonomi dan budaya, festival ini juga menyediakan layanan sosial yang cukup komprehensif bagi masyarakat, mulai dari cek kesehatan gratis, hingga donor darah.
Senada dengan Irene, Veronica Tan menekankan pentingnya memaknai keberagaman sebagai kekuatan bangsa. Ia mengapresiasi seluruh pihak, termasuk dukungan dari Artha Graha dan para sponsor yang memungkinkan acara ini berjalan inklusif.
"Kita itu keberagaman, bukan keseragaman. Keberagaman adalah kelebihan Indonesia. Kita jadikan ini kekuatan agar Bhinneka Tunggal Ika benar-benar nyata di bumi Indonesia," tutur Veronica.
Keduanya secara bergantian mengucapkan doa dan harapan khas Imlek, sekaligus memberikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa bagi umat Muslim.
"Jangan lupa salat Tarawih, Masjid Istiqlal cuma di sebelah. Jadi tidak ada alasan untuk melewatkan ibadah," ujar Irene.
Baca Juga
Festival Imlek Nasional Ditargetkan Sedot 10 Ribu Pengunjung
Irene menyatakan bahwa festival ini bukan sekadar perayaan sektoral, melainkan hasil kerja bersama lintas kementerian. "Semuanya berkontribusi di sini," kata dia.
Irene menuturkan kehadiran sejumlah tokoh penting dalam festival ini menegaskan semangat gotong royong pemerintah dalam merayakan keberagaman budaya Indonesia.
Menteri Perumahan Maruarar Sirait menekankan bahwa perbedaan di Indonesia merupakan sebuah kekuatan besar. Ia mencontohkan bagaimana berbagai tokoh dari latar belakang beragam telah mengharumkan nama bangsa.
"Jadi ya Indonesia ini diperjuangkan bersama. Perbedaan itu justru kekuatan kita," ujar Maruarar.
Maruarar juga memberikan dukungan konkret melalui program kementeriannya bagi para pelaku UMKM di festival tersebut. Pihaknya memberikan kuota kepada 100 orang agar bisa menerima manfaat tersebut.
"Kita siapkan buat 100 orang yang memenuhi syarat, apakah UMKM, DP-nya gratis, dibayarin Menteri Perumahan ya," ucapnya.
Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari mengapresiasi penyelenggaraan Imlek tahun ini yang menurutnya lebih inklusif dan tersebar luas hingga ke tingkat daerah. Dirinya juga menambahkan filosofi keragaman Indonesia yang patut disyukuri seluruh pihak.
"Kalau nggak beragam, bukan Indonesia namanya," ungkapnya.
Baca Juga

