Istana Beberkan Arahan Prabowo kepada Pimpinan TNI- Polri, Apa Saja?
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan taklimat dalam rapat pimpinan (rapim) TNI dan Polri di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (9/2/2026). Acara tahunan itu berlangsung sejak sekitar 10.00 WIB hingga sekitar pukul 13.30 WIB.
"Hari ini, alhamdulillah Bapak Presiden dapat memberikan pengarahan dan kebetulan mengundang para pimpinan TNI dan Polri untuk mendapatkan pengarahan di Istana Merdeka," kata Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (9/2/2026).
Baca Juga
Prabowo Diundang Trump ke Pertemuan BoP 19 Februari, Sekaligus Teken Kesepakatan Tarif?
Pras, sapaan Prasetyo Hadi membeberkan sejumlah arahan Prabowo kepada para pimpinan TNI dan Polri. Sebagai Panglima Tertinggi TNI-Polri, Prabowo menekankan TNI dan Polri harus menjadi institusi yang kuat dan profesional.
"Terutama tadi pesan beliau adalah untuk menjadi tentara rakyat dan polisi yang dicintai oleh rakyat," katanya.
Dalam pengarahan itu, Prabowo menyampaikan terima kasih, penghargaan, dan apresiasi kepada TNI dan Polri yang menjadi garda terdepan dalam membantu dan menyukseskan seluruh program-program pemerintah. Dikatakan, seluruh program pemerinta selalu berorientasi pada kepentingan rakyat, bangsa, dan negara, di atas segala kepentingan pribadi maupun golongan.
"Bapak Presiden juga kembali selalu beliau di dalam forum apa pun itu menyampaikan bahwa intinya kita semua harus bersatu. Jadi, beliau tadi juga memberikan penekanan untuk TNI maupun Polri terus merapatkan barisan, terus memperbaiki diri, dan terutama bersatu untuk kepentingan bangsa dan negara," katanya.
Bahkan, Prabowo meminta Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo tidak ragu-ragu memberikan penghargaan kepada para personel TNI dan Polri yang berprestasi. Penghargaan itu dapat berupa kenaikan pangkat atau mendapat pendidikan yang lebih tinggi lagi.
Baca Juga
Tak hanya itu, Presiden Prabowo juga memita jajaran TNI-Polri untuk selalu memperbaiki diri. Kepala Negara juga menekankan agar TNI-Polri harus terus bersinergi.
“Dalam hal penanganan bencana, TNI-Polri berada di garda yang paling depan, kemudian dalam hal pembangunan-pembangunan berbagai program-program pemerintah termasuk di jembatan-jembatan di daerah-daerah terpencil, baik TNI maupun Polri juga bekerja keras untuk ikut membangun, sehingga bisa meringankan beban masyarakat,” katanya.

