Prabowo Dikabarkan Reshuffle Kabinet Hari Ini, Siapa?
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto dikabarkan bakal melakukan perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih pada hari ini, Kamis (5/2/2026).
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, membenarkan adanya rencana reshuffle kabinet. Namun, hingga Rabu (4/2/2026) malam, nama-nama anggota Kabinet yang akan terkena reshuffle belum diputuskan.
Baca Juga
Yusril Bungkam Soal Isu 'Reshuffle', KSP Sebut Presiden Pantau Kinerja Harian
"Kalau rencananya ada, tetapi sampai tadi malam belum diputuskan," kata Pras, sapaan Prasetyo Hadi di kantor Bappenas, Jakarta, Kamis (5/2/2026).
Untuk itu, Pras mengatakan, jika pada hari ini terjadi reshuffle, hal itu hanya berkaitan dengan posisi wakil menteri keuangan (wamenkeu) yang ditinggalkan Thomas Djiwandono karena terpilih sebagai deputi gubernur Bank Indonesia (BI).
"Sehingga misalnya ada kemungkinan hanya menambah atau mengisi jabatan yang ditinggalkan oleh Bapak Thomas Djiwandono yang sekarang bertugas menjadi deputi gubernur Bank Indonesia," katanya.
Pras belum mengungkap nama calon wamenkeu pengganti Thomas yang akan dilantik. Pras meminta masyarakat bersabar menunggu pengumum resmi.
"Nanti akan diumumkan pada waktunya," katanya.
Baca Juga
Soal Isu Reshuffle Kabinet, Mensesneg Ungkap Prabowo Evaluasi Tiap Hari
Dikatakan, reshuffle bukan berarti mengganti anggota kabinet yang masih menjabat. Pras menjelaskan, mengisi jabatan yang kosong juga dapat dimaknai sebagai reshuffle kabinet.
"Kalau makna reshuffle adalah mengisi kekosongan oleh karena pemindahan penugasan, ya itu bisa dimaknai reshuffle," katanya.
Selain melantik wamenkeu pengganti Thomas, Prabowo diagendakan menyaksikan Adies Kadir mengucapkan sumpah jabatan sebagai hakim Mahkamah Konstitusi (MK). Adies Kadir menggantikan Arief Hidayat yang memasuki masa pensiun.
"Rencana nanti sore, nanti sore akan ada agenda untuk hakim MK yang merupakan perwakilan dari DPR, kemarin sudah diputuskan dari sidang paripurna untuk hari ini mengucapkan sumpah di hadapan Bapak Presiden," katanya.

