Banjir Rendam 15 RT dan 20 Ruas Jalan Jakarta, Istana Minta Maaf ke Masyarakat
JAKARTA, investortrust.id - Istana Kepresidenan melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat, terutama kepada warga Jakarta atas banjir yang menggenangi sejumlah kawasan di Ibu Kota, Kamis (22/1/2026). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta mencatat terdapat 15 RT dan 20 ruas jalan yang terendam banjir akibat tingginya curah hujan.
"Kami menyampaikan rasa prihatin bahwa dalam dua hari ini, terutama hari ini, curah hujan cukup tinggi sehingga menyebabkan terjadi genangan air di beberapa ruas di jalan-jalan di Ibu Kota. Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat yang terdampak," kata Pras, sapaan Prasetyo Hadi di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (22/1/2026).
Baca Juga
Tinjau Jalur KA Terdampak Banjir, Menhub Sebut 85% Perjalanan Kereta Sudah Normal
Prase menyatakan, pemerintah telah berupaya untuk menanggulangi banjir di Jakarta. Salah satunya melalui koordinasi dengan Pemprov Jakarta, BNPB, dan BMKG untuk menambah operasi modifikasi cuaca (OMC) di wilayah Jakarta.
"Dengan harapan bisa mengurangi tingginya curah hujan yang memang ini memasuki puncak curah hujan sampai akhir bulan Januari berdasarkan laporan dan data dari BMKG," katanya.
Tak hanya Jakarta, Prasetyo mengatakan, pemerintah menaruh perhatian terhadap penanggulangan bencana di wilayah lainnya. Bahkan, kata Pras, Presiden Prabowo Subianto yang saat ini sedang kunjungan kerja di Swiss untuk menghadiri World Economic Forum (WEF) terus memonitor perkembangan di Tanah Air. Bahkan, katanya, Prabowo telah memberikan petunjuk dan perintah kepada jajaran membentuk tim kajian untuk menganalisis dan menyusun grand design penyelesaian masalah banjir di Pulau Jawa.
"Jadi perhatian Bapak Presiden untuk bagaimana kita bisa menyelesaikan itu dari hulu ke hilir, termasuk dengan tim Otoritas Pengelola Pantai Utara Jawa atau yang selama ini lebih dikenal dengan yang sedang mempersiapkan untuk eh proyek giant sea wall," katanya.
Diberitakan, BPBD mencatat sebanyak 15 RT di Jakarta Barat dan Jakarta Selatan serta 20 ruas jalan tergenang banjir, Kamis (22/1/2026). Ketinggian air mulai dari 10 hingga 90 sentimeter (cm). Berdasarkan data yang ada banjir terparah berada di Kelurahan Kedung Kali Angke dan Kelurahan Sukabumi Selatan dengan ketinggian air mencapai 80-90 (cm).
Baca Juga
Hujan Deras Guyur Jakarta Kamis Pagi, Sebanyak 8 Ruas Jalan Tergenang
Berikut data wilayah terdampak banjir di Jakarta hingga pukul 14.00 WIB:
Sebanyak 14 RT di Jakarta Barat, yakni Kelurahan Kapuk (1 RT), Kelurahan Kedaung Kali Angke (8 RT), Kelurahan Rawa Buaya (3 RT), dan Kelurahan Sukabumi Selatan (2 RT). Kemudian, satu RT di Kelurahan Cipulir Jakarta Selatan.
Sementara terdapat 20 ruas jalan yang tergenang, yakni Jalan Gaya Motor Raya Jakarta Utara, Jalan Gaya Motor 1 Jakarta Utara, Jalan Gaya Motor 2 Jakarta Utara, Jalan Gaya Motor 3 Jakarta Utara, Jalan Srengseng Raya Jakarta Barat, Jalan Daan Mogot KM 13 Jakarta Barat, Jalan Fly Over Pesing Jakarta Barat, Jalan Pulo Raya IV Jakarta Selatan, Jalan Pertenakan 2 Jakarta Barat, Jalan Gotong Royong Jakarta Barat, Jalan Pondok Karya Jakarta Selatan, Jalan Kemang Utara IX Jakarta Selatan, Jalan Taruna Pahlawan Revolusi Jakarta Timur, Jalan Percetakan Negara II Jakarta Pusat, Jalan Manyar 1 Jakarta Barat, Jalan Kapuk Bongkaran Jakarta Barat, Jalan Jati Padang Baru Jakarta Selatan, Jalan Letjend Suprapto Jakarta Pusat, Jalan Prof Dr Latumeten Jakarta Barat, dan Kantor Kelurahan Ciganjur Jalan Anda Jakarta Selatan.

