PDIP Bentuk 7 Komisi Kerja di Rakernas, Termasuk Incar Pemilih Muda di Pemilu 2029
JAKARTA, investortrust.id - PDIP membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PDI Perjuangan 2026 di Beach City International Stadium (BCIS), Ancol, Jakarta, Sabtu (10/1/2026).
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menyatakan rakernas ini menjadi momentum kritis bagi partai untuk melakukan evaluasi, kritik, otokritik, serta menentukan arah masa depan dalam menjawab persoalan bangsa.
Baca Juga
PSI Incar Jateng Jadi Kandang Gajah di Pemilu 2029, Begini Respons PDIP
Salah satu upaya konkret yang dilakukan PDIP dalam rakernas yang digelar hingga 12 Januari 2026 tersebut adalah dengan membentuk tujuh komisi kerja. Jumlah ini merupakan pengembangan dari format sebelumnya yang hanya terdiri dari tiga komisi.
"Ini menunjukkan partai menaruh skala prioritas terhadap berbagai persoalan pokok rakyat," kata Hasto dalam konferensi pers di BCIS, Ancol, Jakarta, Sabtu (10/1/2026).
Ketujuh komisi tersebut meliputi:
Komisi Sikap Politik: Membahas arah internal dan eksternal partai, termasuk respons terhadap isu terkini, seperti pilkada.
Komisi Program: Terbagi dalam subkomisi pemerintahan, kerakyatan, dan hubungan internasional yang membahas isu desentralisasi hingga tata kelola daerah.
Komisi Organisasi: Fokus pada konsolidasi struktur hingga akar rumput (ranting), rekrutmen, serta pendidikan politik.
Komisi Pemenangan Pemilu: Merancang strategi pemenangan untuk pemilu legislatif dan pilkada mendatang.
Komisi Pemuda dan Komunikasi Politik: Menyikapi peluang pemilih muda yang diprediksi mencapai 56% pada Pemilu 2029 melalui strategi komunikasi yang relevan.
Komisi Perempuan dan Anak: Membahas perlindungan dan persoalan spesifik kelompok perempuan dan anak, dan
Komisi Lingkungan Hidup dan Mitigasi Bencana: Merespons serius kerusakan ekologis, sesuai arahan utama Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.
Baca Juga
Di Rakernas PDIP Mulai Siapkan Strategi Menangkan Pemilu 2029
Ketua DPP Bidang Ideologi dan Kaderisasi PDIP Djarot Saiful Hidayat menuturkan Rakernas I PDIP 2026 ini dirancang untuk menyerap masukan dari seluruh peserta daerah (DPD).
"Jika pada rakernas sebelumnya hanya ada tiga komisi, yaitu politik, organisasi, dan program, maka pada rakernas pertama pascakongres ke-VI ini, komisi dibuat lebih fokus dan substansial. Tujuannya untuk menjawab tantangan masa depan serta isu politik penting terkini," jelas Djarot.
Hasil kerja tiap komisi akan dirumuskan menjadi rekomendasi dan sikap politik resmi partai yang akan dibacakan pada penutupan Rakernas, Senin (12/1/2026).

