Menkes Usul Skema Donasi Transparan untuk Pemulihan Layanan Kesehatan Pascabencana Sumatra
JAKARTA, investortrust.id – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin meminta agar skema donasi untuk mendukung pemulihan layanan kesehatan pascabencana di Aceh dapat dibuat terbuka, transparan, dan mudah diakses publik.
“Jadi permintaan saya, kalau ini nanti kita buka website (donasi), jadi transparan sekali, pihak-pihak yang mau donasi, teman-teman DPR, bantulah,” ujar Budi dalam rapat Satgas Pemulihan Pascabencana DPR RI dengan Pemerintah secara daring, Sabtu (10/1/2026).
Baca Juga
Menkes Minta Harga Khusus Tiket Pesawat untuk Relawan Kesehatan ke Aceh
Budi menekankan perlunya keterlibatan berbagai pihak, termasuk DPR dan mitra swasta, agar bantuan dapat langsung menyasar kebutuhan di lapangan. Nantinya, daftar kebutuhan dan donasi akan ditampilkan secara daring dan rinci mulai tingkat rumah sakit hingga puskesmas, sehingga donatur dapat menyalurkan bantuan langsung tanpa melalui pemerintah pusat.
“Nah kalau bisa dikoordinasi dengan Satgas, kan Satgas punya power kan untuk bisa membantu mendorong donasi ini, yang bisa meringankan tugasnya Pak Purbaya,” kata Budi.
Baca Juga
Menkes juga memaparkan kebutuhan mendesak di daerah terdampak, termasuk armada ambulans yang mengalami kerusakan. “Misalnya Pak, mobil, mobil itu rusak semua ambulans 212. Kalau saya datang rumah sakit rusak semua,” ucapnya.
Menurut Budi, sejumlah pihak swasta telah menindaklanjuti kebutuhan tersebut. “Direktur Utama Astra bilang dia mau donasi 20 ambulans. Jadi, dari yang rusak itu 34, saya nggak usah minta Pak Purbaya kan 34, karena itu 20 udah dapet donasi,” tutupnya.

