Lapor ke Prabowo, Ara Sebut Perayaan Natal Nasional 2025 Dihadiri 3.000 Tamu Kehormatan
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Perayaan Natal Nasional 2025 dihadiri sebanyak 3.000 tamu kehormatan yang terdiri atas Pelayan dan pengurus gereja, guru Sekolah Minggu, guru agama Kristen dan Katolik, anak-anak Sekolah Minggu, anak yatim piatu dan kelompok disabilitas yang masing-masing berjumlah 500 orang.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum Panitia Natal Nasional 2025 Maruarar Sirait saat memberikan sambutan mengenai laporan acara tersebut di hadapan Presiden Prabowo Subianto di Tennis Indoor Senayan, Jakarta.
"Kami undang 500 koster gereja, yang mengurus di gereja, merawat gereja, membantu kegiatan di gereja. Hari ini beliau-beliau ini adalah tamu kehormatan Perayaan Natal Nasional. Kemudian guru sekolah minggu guru agama Kristen dan Katolik, anak yatim piatu," ucap Ara, demikian sapaan akrabnya, Senin (5/1/2026).
Ia menjelaskan, persiapan perayaan Natal Nasional 2025 dilakukan dengan serius karena dipantau langsung oleh Sekretaris Kabinet Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Kemudian, Maruarar juga menyampaikan, perayaan Natal Nasional 2025 ini digelar sesuai dengan pesan dari Presiden Prabowo.
Baca Juga
Menteri Ara Jelaskan Makna Sederhana dan Berdampak di Gelaran Natal Nasional 2025
Pria yang juga menjabat sebagai Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman ini menjelaskan, Presiden Prabowo meminta agar perayaan Natal Nasional 2025 dilakukan dengan sederhana, namun harus berdampak terhadap masyarakat.
"Bayangkan, Presiden menyampaikan ini empat bulan lalu di sana, dan itu jauh sebelum bencana di Sumatra. Menurut kami inilah hikmat dari Tuhan, beliau sudah ingatkan dari awal, buat acara yang sederhana, tapi bermanfaat dan berdampak bagi rakyat," ungkapnya.
Natal Nasional 2025 juga dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, kemudian jajaran menteri di Kabinet Merah Putih, seperti Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan Pratikno.
Hadir pula Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, dan Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman. Menteri Sekretaris Negara, Menteri Agraria dan Tata Ruang Nusron Wahid, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Luar Negeri Sugiono, hingga Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.

