Sebelum Tutup Tahun 2025, Manfaatkan Cek Kesehatan Gratis Senilai Lebih dari Rp 1,1 juta
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Salah satu program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, cek kesehatan gratis (CKG) saat ini sudah menjangkau lebih dari 69,6 juta masyarakat Indonesia sejak diluncurkan pada Februari 2025 lalu. Melalui program ini, masyarakat dapat memeriksakan kesehatan mereka secara cuma-cuma alias gratis dengan nilai mencapai lebih dari Rp 1,1 juta.
Sejumlah paket pemeriksaan kesehatan yang dapat dinikmati masyarakat secara cuma-cuma, yakni pemeriksaan kesehatan lansia yang meliputi geriatri, merokok, kebugaran, status gizi, gigi, hipertensi, diabetes melitus, kesehatan jiwa, strok, ischemic heart disease, dan fungsi ginjal. Kemudian, paru, kanker payudara, kanker leher rahim, kanker paru pada pria, kanker usus pada pria, fungsi indra, hepatitis B, hepatisis C, dan fibrosis atau siroris hati. Seluruh pemeriksaan lansia itu jika dinominalkan senilai Rp 985.000.
Baca Juga
Wapres Gibran Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis di Puskesmas Menteng
Terdapat juga paket pemeriksaan dewasa dengan nilai sekitar Rp 1,13 juta yang meliputi merokok, kebugaram, status gizi, gigi, hipertensi, diabetes melitus, kesehatan jiwa, fungsi ginjal, strok, ischemic heart disease, paru, kanker payudara, kanker leher rahim, kanker paru pada pria, kanker usus pada pria, fungsi indra, hepatitis B, hepatitis C, fibrosis atu sirosis hati, dan calon pengantin.
Selanjutnya, paket pemeriksaan anak dengan nilai Rp 655.000 yang meliputi telinga, mata, gigi, jiwa, status gisi, tekanan darah, tuberkulosis, diabetes melitus, merokok, hepatitis B, kesehatan reproduksi, dan riwayat imunisasi lengkap untuk anak usia 7 hingga 12 tahun atau pelajar SD. Sementara untuk anak SMP atau usia 13-15 tahun dan anak SMA berusia 16-18, pemeriksaan kesehatan meliputi hepatitis C, talasemia, anemia remaja putri, dan riwayat imunisasi HPV. Bahkan, terdapat paket pemeriksaan bayi senilai Rp 302.554 yang meliputi tumbuh kembang anak, fungsi indra, mata, telinga, karies gigi, diabetes melitus, tuberkulosis, dan temu wicara.
Pemerintah menegaskan setiap warga negara mendapat satu kali cek kesehatan gratis dalam setahun. Kuota tersebut akan diperbarui secara otomatis setiap 1 Januari. Dengan demikian, masyarakat dapat kembali memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis pada tahun berikutnya.
Baca Juga
Setahun Pemerintahan Prabowo: 43 Juta Warga Telah Nikmati Cek Kesehatan Gratis
Pemanfaatan kuota CKG dilakukan melalui pendaftaran di aplikasi SatuSehat Mobile yang menjadi platform resmi layanan kesehatan digital nasional. Pemerintah juga membuka ruang partisipasi keluarga. Masyarakat dapat membantu mendaftarkan anggota keluarga yang belum terbiasa menggunakan gawai atau gadget, dengan memanfaatkan satu perangkat yang sama.
Program CKG merupakan bagian dari transformasi sistem kesehatan nasional yang menitikberatkan pada pendekatan preventif, sekaligus memperluas akses layanan kesehatan dasar bagi seluruh lapisan masyarakat. Pemerintah berharap pemanfaatan kuota yang berkelanjutan setiap tahun dapat memperkuat kualitas kesehatan publik dan menekan beban pembiayaan kesehatan jangka panjang.

