Jembatan Teupin Reudeup Mulai Diuji Coba, BNPB Harap Arus Logistik ke Aceh Lancar
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id -- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan perkembangan terbaru terkait pemulihan akses transportasi pascabanjir yang melanda wilayah Sumatra dan Aceh. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengonfirmasi bahwa perbaikan jembatan Teupin Reudeup (Awe Geutah) telah rampung dan mulai diujicobakan Kamis (18/12/2025) kemarin.
"Dengan sudah beroperasinya jembatan Teupin-Reudeup ini Awe Geutah, maka kita harapkan arus logistik orang dan barang bisa lebih lancar," kata Abdul dalam konferensi pers Jumat (19/12/2025).
Sementara itu perbaikan jembatan Kutablang, jembatan yang menghubungkan jalur utama Bireun-Lhokseumawe, hingga hari ini progres perbaikannya masih 60,5%. Selain itu, jembatan Jeumpa/Cot Bada ruas jalan Kota Bireun, hingga hari ini telah berprogres mencapai 81%.
"Ada pemasangan jembatan bailey di titik-titik lainnya, jembatan Buteng Ateh, Weh Pase, kemudian jembatan Bener Kelipah, jembatan Bener Pepayi, jembatan Mambong, dan jembatan Jambo Mesjid," ungkapnya.
Baca Juga
7 Jembatan Bailey Rampung, Pemerintah Percepat Konektivitas Wilayah Terdampak Bencana
Abdul mengatakan, berdasarkan laporan visual di lapangan, antusiasme warga untuk menggunakan jalur alternatif sangat tinggi hingga memicu antrean panjang. Muhari mengimbau masyarakat untuk tetap bersabar dan menjaga ketertiban demi kelancaran bersama.
"Kami menerima laporan visual sejak dibukanya jembatan ini (Teupin Reudeup) kemarin, tentu saja animo warga, animo masyarakat yang ingin segera menggunakan fasilitas jembatan ini sangat banyak, sehingga kita melihat ada beberapa antrian dan kita harapkan tentu saja warga yang akan menyeberang bisa tetap terus menjaga ketertiban dan jalur antrian, supaya akses yang sudah dibuka ini benar-benar bisa kita optimalkan," ungkapnya.
Pengerjaan jembatan-jembatan darurat tersebut melibatkan personel gabungan dari TNI, Polri, dan Kementerian PUPR. Muhari menegaskan bahwa seluruh pihak sedang bekerja maksimal agar pemasangan komponen jembatan yang telah tiba di lokasi bisa segera rampung.

