Terharu Marsinah Jadi Pahlawan Nasional, Marsini Harap Perjuangan sang Adik Dilanjutkan
JAKARTA, investortrust.id - Presiden RI Prabowo Subianto menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada aktivis buruh Marsinah. Perempuan kelahiran 10 April 1969 itu dikenal sebagai simbol perjuangan buruh dan keberanian rakyat dalam menegakkan keadilan. Marsinah ditemukan meninggal dunia pada 8 Mei 1993 karena memperjuangkan kesejahteraan pekerja PT Catur Putra Surya di Sidoarjo.
Penganugerahan gelar pahlawan nasional kepada Marsinah diberikan Presiden Prabowo Subianto dalam upacara di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11/2025) atau bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan.
Baca Juga
Hari Buruh 2025, Prabowo Dukung Marsinah Jadi Pahlawan Nasional
Marsini, kakak kandung Marsinah, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Prabowo serta seluruh pihak yang telah berjuang mengusulkan gelar pahlawan bagi adiknya.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo, Bapak Presiden RI yang sekarang. Terima kasih banget, terima kasih sebesar-besarnya untuk anugerah yang diberikan untuk adik saya, Marsinah,” ujar Marsini.
Marsini juga menyampaikan penghargaan kepada semua pihak yang selama ini setia menjaga semangat perjuangan Marsinah, mulai dari pemerintah daerah Nganjuk, organisasi pekerja seperti KSPSI dan KSBSI, hingga para aktivis dan LSM yang terus memperjuangkan pengakuan atas jasa Marsinah.
“Semuanya saya ucapkan terima kasih, terutama keluarga saya berterima kasih semua yang dibutuhkan keluarga bisa support supaya gelar pahlawan Marsinah tercapai,” tambahnya.
Marsini juga menegaskan perjuangan Marsinah harus terus menjadi inspirasi bagi para pekerja di seluruh Indonesia agar tidak melupakan nilai-nilai keadilan dan keberanian yang diperjuangkan adiknya. Marsini berharap perjuangan sang adik terus dilanjutkan agar para buruh mendapat kesejahteraan yang layak.
"Perjuangan Marsinah semoga dilanjutkan oleh teman-temannya," harapnya.
Dalam kesempatan ini, Marsini menuturkan kisah perjuangan hidup sang adik semasa kecil. Tanpa bisa menahan haru, Marsini mengaku bangga pada Marsinah yang kini menjadi pahlawan nasional.
“Marsinah, dulu waktu kecil sampai sekolah SMP saja berat sekali, tanpa Ibu, tanpa Bapak. Marsinah saya tidak menyangka jadi orang besar membanggakan seluruh Indonesia, khususnya Nganjuk. Sekarang Nganjuk punya pahlawan nasional. Terima kasih, adikku Marsinah. Kau telah membawa keponakanmu, adikmu, saya, dan yang mendampingi saya, bisa di Istana Presiden,” ucap Marsini.
Baca Juga
Marsinah dikenal sebagai ikon perjuangan hak-hak pekerja, gugur dalam memperjuangkan keadilan bagi rekan-rekannya di Sidoarjo pada tahun 1993. Kini nama Marsinah kini menjadi pahlawan bangsa yang dikenang karena pengabdian dan keberanian mereka.

