Sedih Lihat Anak Indonesia Stunting Jadi Alasan Prabowo Bikin Program MBG
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan alasannya membuat program Makan Bergizi Gratis (MBG) karena sedih melihat anak-anak Indonesia mengalami kekurangan gizi (stunting). Program MBG ini pun menjadi prioritasnya untuk menciptakan Indonesia yang lebih sejahtera.
Prabowo membeberkan, awal mula dirinya menyadari anak-anak Indonesia mengalami stunting adalah pada saat dirinya berkampanye keliling Nusantara selama masa Pemilihan Presiden (Pilpres). Tercatat, Prabowo sudah berkampanye selama 20 tahun, mengingat dirinya empat kali ikut Pilpres.
“Selama kampanye ini, saya berkeliling ke banyak daerah, ke banyak desa, dan setiap kali saya datang ke desa itu, saya melihat anak-anak kecil menyapa saya. Jadi saya berbicara dengan mereka dan bertanya, berapa usia kamu? Dan saya berkali-kali terkejut. Ketika saya berpikir bahwa anak laki-laki di depan saya pasti baru berusia 4 tahun karena tubuhnya, dia menjawab bahwa dia berusia 10 tahun,” ucap Prabowo, Rabu (15/10/2025).
Baca Juga
Prabowo tidak memungkiri, kampanye yang dilakukannya berkeliling Indonesia membuat matanya terbuka bahwa masih banyak kemiskinan di Tanah Air. Maka dari itu, dia pun bertekad untuk memperbaiki gizi anak-anak penerus bangsa dengan membuat program Makan Bergizi Gratis.
“Saya melihat secara langsung, saya melihat stunting, saya melihat malnutrisi, saya melihat kemiskinan di mata saya, dan sangat sulit bagi orang-orang yang hidup di kalangan elit untuk memahami bahwa anak-anak ini terkadang hanya bisa makan nasi dengan garam,” ujarnya.
Program MBG ini sendiri diakui Prabowo terinspirasi dari sekolah-sekolah di Eropa dan Amerika Serikat (AS), yang mana mereka memberikan makan siang gratis kepada para siswa. Dia menyebut, bahkan India yang pendapatan per kapitanya lebih rendah dari Indonesia sudah menjalankan program makan gratis tersebut.
“Jadi saya berkata kepada tim saya, jika India bisa melakukannya, mengapa Indonesia tidak? Dan India, saya pikir, telah melakukannya sejak 2010. Dan mereka telah memasukkannya ke dalam undang-undang mereka bahwa makanan gratis wajib bagi anak-anak,” tegas Prabowo.

