Penuhi Target Prabowo, Mentan Amran Umumkan Indonesia Swasembada Beras
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mengumumkan Indonesia telah mencapai swasembada pangan. Jika tidak ada aral melintang, termasuk cuaca ekstrem, Mentan Amran memastikan Indonesia tidak akan impor beras pada tahun depan.
Hal itu disampaikan Mentan Amran seusai mengikuti rapat terbatas (ratas) yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (9/10/2025).
"Alhamdulillah hari ini, mudah-mudahan tidak ada aral melintang, dua bulan ke depan kurang lebih tiga bulan insyaallah Indonesia tidak impor lagi. Mudah-mudahan tidak ada iklim ekstrem, kita swasembada," kata Mentan Amran dalam keterangan pers di Kantor Presiden.
Baca Juga
Presiden Prabowo Deklarasikan Swasembada Beras, PTPN Group Siap Kawal dan Perkuat Peran BUMN Pangan
Amran mengatakan, saat melantiknya pada 20 Oktober 2024 lalu, Presiden Prabowo menargetkan Indonesia dapat swasembada pangan dalam 4 tahun. Target itu berubah menjadi tiga tahun setelah 21 hari Amran bekerja. Pada hari ke-45, target berubah lagi menjadi 1 tahun harus sudah swasembada pangan. Dengan demikian, Amran telah memenuhi target yang ditetapkan Prabowo.
"Target Bapak Presiden pertama kepada kami pada saat dilantik, yaitu 4 tahun harus swasembada pangan, khususnya beras. Kemudian, setelah 21 hari ada perubahan sedikit, target 4 tahun menjadi 3 tahun. setelah 45 hari ada perubahan sedikit lagi dari target 3 tahun menjadi 1 tahun," katanya.
Baca Juga
Mentan Amran: Percepatan Swasembada Pangan Presiden Prabowo Berhasil Cetak Rekor Stok Bulog
Amran menyatakan, sampai dengan hari ini produksi beras Indonesia mencapai 33,1 juta ton. Produksi beras diperkirakan menembus angka 34 juta ton pada akhir tahun. Jumlah itu melonjak hampir 4 juta ton dibandingkan tahun lalu, yakni 30.621.249 ton.
"Produksi kita oleh FAO diprediksi kenaikannya adalah nomor dua terbesar di dunia setelah Brasil," katanya.

