Prabowo Saksikan Aksi Prajurit TNI Gagalkan Pembajakan Kapal di Teluk Jakarta
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto menyaksikan langsung aksi prajurit TNI menggagalkan pembajakan dan rencana penenggelaman kapal yang digelar di perairan Teluk Jakarta, Kamis (2/10/2025). Simulasi penanggulangan pembajakan kapal ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-80 TNI.
Simulasi ini bermula saat terdeteksi adanya sinyal mencurigakan dari sebuah kapal dengan nama lambung KM Alken Pesat Surabaya. Kapal itu ternyata telah dibajak dan dikuasai orang tak dikenal yang membawa senjata laras panjang.
Para pembajak berencana meledakkan serta menenggelamkan kapal di perairan Teluk Jakarta. Hasil intersep melalui kapal selam dan drone memperlihatkan kapal sasaran pada haluan 270 derajat dan diperkirakan akan berbelok menuju Pelabuhan Tanjung Priok dengan kecepatan sekitar 3 knot.
Baca Juga
Berdasarkan informasi itu, Panglima Komando Armada (Kormada) RI memerintahkan Komando Armada 1 untuk membentuk satuan tugas cepat. KRI Semarang ditetapkan sebagai kapal markas bagi penanganan operasi tersebut.
Satgas operasi ini terdiri dari beberapa tim. Tim Alfa bertugas sebagai tim pengaman utama yang diberangkatkan dari Pangkalan Udara TNI Pondok Cabe. Pasukan Tim Alfa yang diterjunkan dari udara menggunakan pesawat CASA milik TNI AL melakukan pendaratan tempur ke laut dengan perahu karet untuk mendekati lambung kapal sasaran.
Selanjutnya, Tim Bravo muncul dari haluan lambung kanan kapal sasaran atau starboard bow untuk menutup jalur pelarian dan mendukung boarding. Kemudian, Tim Charlie sebagai tim serang yang dilengkapi dua unit sirdier atau kendaraan/alat serang cepat dan artileri ringan berupa senapan mesin putar kaliber 7,62 mm untuk memberi penekanan tembakan perimeter. Dua unit ini merapat ke lambung kapal menggunakan tangga boarding tipe kobra untuk melaksanakan boarding dan netralisasi para pembajak.
Terdapat juga Tim Delta yang diturunkan melalui operasi udara menggunakan parasut untuk mengevakuasi korban. Jika diperlukan, Tim Delat juga akan menghancurkan muatan berbahaya pada kapal.
Selain empat tim, terdapat 15 unit jet ski untuk patroli cepat seputar target serta pengamanan jalur evakuasi.
Seluruh manuver tim berlangsung terkoordinasi di bawah komando KRI Semarang sebagai kapal markas. Simulasi ditutup dengan atraksi dari personel Penerbangan Angkatan Laut (Penerbal).
Tak hanya menyaksikan simulasi penanggulangan pembajakan kapal, dalam kesempatan ini, Prabowo juga melakukan inspeksi kekuatan maritim TNI AL dengan menaiki Kapal Bantu Rumah Sakit KRI dr Radjiman Wedyodiningrat-992 yang sedang berlayar di Teluk Jakarta.
Dalam parade ini, TNI AL mengerahkan Pasukan Khusus Laut (Passula) dan 51 unsur kapal perang yang dipimpin oleh KRI Brawijaya-320. Kapal perang dengan panjang 143 meter dan lebar 16,5 meter ini merupakan kapal perang terbesar di Asia Tenggara.
Baca Juga
Prabowo Anugerahkan Bintang Yudha Dharma kepada 3 Perwira Tinggi TNI
Di bawah komando KRI Brawijaya-320, parade kapal perang terdiri dari berbagai jenis kapal. Beberapa di antaranya, enam fregat, 10 korvet, dua kapal selam serta tiga kapal landing ship tank (LST) dan landing platform dock (LPD). Selain itu juga terdapat 16 kapal cepat, dua kapal ranjau, enam kapal patroli, empat kapal bantu serta dua kapal latih taruna Akademi Angkatan Laut berupa KRI Dewaruci dan KRI Bima Suci.
Parade ini juga diikuti kapal dari instansi lain, seperti TNI Angkatan Darat, Badan Keamanan Laut (Bakamla), Badan SAR Nasional (Basarnas), Korps Kepolisian Perairan dan Udara, Kementerian Kelautan dan Perikanan, dan Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran Kementerian Perhubungan. Selain itu turut serta perhimpunan kapal nelayan yang berlayar di belakang barisan kapal perang TNI AL.
Dalam kesempatan ini, TNI AL juga memamerkan kemampuan unit Penerbal. Unit ini menampilkan berbagai jenis pesawat dan helikopter, serta teknologi pesawat nirawak atau drone.

