Kemenkomdigi Pede Jadi 'Role Model' Digitalisasi Pemerintahan
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) menegaskan komitmennya untuk menjadi pemimpin dalam penerapan digitalisasi pemerintahan. Transformasi yang dijalankan tidak sekadar soal teknologi, tetapi juga membangun budaya kerja baru yang lebih efisien, transparan, dan berdaya saing.
Sekretaris Jenderal Kemenkomdigi, Ismail menyampaikan bahwa kementerian yang dipimpinnya kini semakin minim penggunaan kertas dalam aktivitas kerja. “Sekarang di Komdigi ini sudah hampir sangat sedikit (penggunaan kertas). Kami semua processing-nya dilakukan secara digital. Tanda tangannya pun sudah banyak tanda tangan digital, kecuali yang diwajibkan tanda tangan basah,” katanya dikutip dalam keterangan resmi, Selasa (23/9/2025).
Menurut Ismail, digitalisasi memberikan berbagai manfaat nyata, mulai dari efisiensi anggaran hingga percepatan layanan publik. Selain itu, penggunaan sistem digital juga meningkatkan transparansi sehingga proses kerja menjadi lebih akuntabel.
Meski demikian, ia menilai tantangan terbesar bukan pada teknologi, melainkan pada manusia yang menggunakannya. “Sebenarnya membangun digitalisasi di dalam sebuah institusi itu menyiapkan teknologi dan sebagainya tidak terlalu sulit. Yang sulit itu membangun budayanya sehingga menjadi terbiasa menjadi sebuah processing yang baik,” jelasnya.
Ismail menyoroti pentingnya literasi keamanan siber di kalangan pegawai. Ia mengingatkan bahwa banyak kerentanan sistem justru berawal dari kelalaian internal.
“Banyak sekali persoalan keamanan itu bukan karena diserang dari luar, tapi justru dari dalam. Titik terlemah itu biasanya dari person-nya,” jelasnya.
Baca Juga
Telkom Dorong Digitalisasi Koperasi Lewat Platform KDMP di Tangerang Raya
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Kemenkomdigi menerapkan sistem keamanan berlapis serta melakukan verifikasi menyeluruh terhadap aplikasi internal. Langkah ini memastikan tidak ada tumpang tindih proses bisnis yang berpotensi mengurangi efisiensi.
Transformasi digital yang diterapkan juga berdampak langsung pada pelayanan publik. Ismail menyebut kini banyak proses perizinan yang bisa diselesaikan hanya dalam satu hari.
“Begitu persyaratan administrasi sudah di-upload, satu hari kerja berikutnya sudah bisa terbit izinnya,” tegasnya.
Dengan berbagai langkah tersebut, Ismail memastikan Kemenkomdigi siap menjadi role model digitalisasi pemerintahan. Ke depan, model ini diharapkan dapat ditiru kementerian lain maupun pemerintah daerah, sehingga transformasi digital berjalan lebih merata di seluruh Indonesia.

