Pansel Calon Hakim Agung dan Hakim Ad Hoc MA Sampaikan Hasil Seleksi ke DPR
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id -- Komisi III DPR RI menggelar rapat dengan panitia seleksi (pansel) calon Hakim Agung dan calon Hakim Ad Hoc Mahkamah Agung (MA) 2025. Ketua KY Amzulian Rifa'i dalam laporannya menjelaskan proses seleksi yang telah dilakukan.
Amzulian mengatakan menerima surat dari Ketua MA pada 17 Februari 2025. Dalam suratnya tersebut, MA mengatakan ada kebutuhan 5 Hakim Agung Kamar Pidana, 3 Hakim Agung Kamar Perdata, 2 Hakim Agung Kamar Agama, 1 Hakim Agung Kamar Tata Usaha Negara, serta 1 Hakim Agung Kamar Militer, 5 Hakim Agung Kamar TUN Khusus Pajak, 3 Hakim Ad Hoc HAM di Mahkamah Agung.
"Sejak bulan Februari itu kami sudah mulai melakukan pengumuman dan sosialisasi baik formal maupun informal sejak kami menerima surat dari Ketua MA pada Februari itu," kata Amzulian, Senin (8/9/2025).
Amzulian mengatakan, pansel menggelar seleksi administrasi pada 6-7 Maret 2025 dan diperpanjang hingga 10 April 2025. Jumlah pendaftar calon hakim agung sebanyak 183 orang.
"Ada peningkatan dibandingkan 2024 yang hanya 143 orang," ujarnya.
Sedangkan pendaftar calon hakim ad hoc di MA tahun ini sebanyak 24 orang. Jumlah tersebut sama dengan jumlah pendaftar tahun 2024 lalu.
"Yang lolos administrasi 161 meningkat dari 2024 yang hanya 133 orang. Calon hakim ad hoc di MA 18 orang. Turun dari 2024 20 orang," ungkapnya.
Serangkaian seleksi yang dilakukan yakni administrasi. Tahap berikutnya yakni uji kelayakan, yang terdiri dari seleksi kualitas, seleksi kesehatan dan kepribadian serta wawancara terbuka.
"Tahap itu sudah kami lakukan, sehinga tahap berikutnya adalah pengajuan usulan ke DPR RI yaitu komisi III terkait hasil seleksi tersebut," ujarnya.
Selanjutnya Komisi III DPR akan menggelar uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test). Sejumlah calon hakim agung dan hakim ad hoc MA yang telah lolos seleksi yakni:
1. Budi Nugroho
Jabatan: Hakim Pengadilan Pajak
Bidang Kompetensi: TUN (Khusus Pajak)
Pendidikan Terakhir: Doktor
2. Diana Malemita Ginting
Jabatan: Auditor Utama Inspektor Jenderal
Bidang Kompetensi: TUN (Khusus Pajak)
Pendidikan Terakhir: Doktor
3. Triyono Martanto
Jabatan: Hakim Pengadilan Pajak
Bidang Kompentensi: TUN (Khusus Pajak)
Pendidikan Terakhir: Doktor
4. Moh Puguh Haryogi
Jabatan: Dosen Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Malang
Bidang Kompentensi: Ad Hoc HAM
Pendidikan Terakhir: Doktor
5. Agus Budianto
Jabatan: Dosen Fakultas Hukum Universitas Pelita Harapan
Bidang Kompentensi: Ad Hoc HAM
Pendidikan Terakhir: Doktor
6. Bonafisius Nadya Arybowo
Jabatan: Hakim Ad Hoc Tipikor Pengadilan Negeri Bandung
Bidang Kompentensi: Ad Hoc HAM
Pendidikan Terakhir: Magister

