PBNU Minta Maaf Usai Undang Akademisi AS Pro Israel Peter Berkowitz
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id -- Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) menyampaikan permohonan maaf usai menghadirkan akademisi Amerika Serikat berlatar belakang zionis sebagai pembicara di Akademi Kepemimpinan Nasional Nahdlatul Ulama (AKN NU). Pernyataan maaf tersebut disampaikan Gus Yahya dalam Surat Pernyataan Nomor: 4371/PB.23/A.II.07.68/99/08/2025.
"Saya mohon maaf atas kekhilafan dalam mengundang Dr. Peter Berkowitz tanpa memperhatikan latar belakang zionisnya," kata Gus Yahya dalam keterangan tertulisnya, Kamis (28/8/2025).
Gus Yahya mengatakan hal tersebut terjadi lantaran kekurangcermatan dirinya dalam melakukan seleksi dan mengundang narasumber. Ia menegaskan sikap PBNU yang mendukung kemerdekaan Palestina.
"Sikap saya dan PBNU dalam masalah Palestina tidak pernah berubah dari dulu hingga sekarang. PBNU mendukung perjuangan bangsa Palestina untuk memiliki negara yang merdeka dan berdaulat," ujarnya.
Gus Yahya dan PBNU mengutuk tindakan-tindakan genocidal yang brutal yang dilakukan oleh pemerintah Israel di Gaza. PBNU juga mengajak semua pihak dan aktor internasional untuk bekerja keras menghentikan genosida di Gaza dan mengusahakan terciptanya perdamaian.
Nama Peter Berkowitz ramai dibicarakan usai kunjungannya di Universitas Indonesia (UI) beberapa waktu lalu dikritik lantaran vokal mendukung genosida yang dilakukan Israel terhadap Palestina.

