MPR Titip Pesan untuk Calon Dubes RI: Jadi Jubir EBT dan Ekonomi Karbon
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Wakil Ketua MPR dari Fraksi Partai Amanat Nasional (F-PAN) Eddy Soeparno memiliki harapan kepada para calon duta besar (dubes) Republik Indonesia yang telah menjalani uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test bersama DPR.
Ia menitipkan pesan agar para calon dubes memiliki visi strategis serta kemampuan untuk mengkomunikasikan agenda transisi energi dan pembangunan rendah karbon menuju Net Zero Emissions (NZE) tahun 2060 mendatang.
Menurutnya dengan penempatan para calon dubes di negara tujuan masing-masing, harapannya dapat berkontribusi dalam percepatan transisi energi nasional dan mewujudkan target NZE pada tahun 2060 atau lebih cepat.
"Bentuk kontribusi misalnya dengan secara aktif melakukan sosialisasi rencana transisi energi di Indonesia sebagai bagian dari komitmen global Indonesia untuk melakukan dekarbonisasi perekonomiannya,” kata Eddy melalui keterangan tertulis, dikutip Senin (7/7/2025).
Pria yang menjabat sebagai wakil ketua umum PAN itu menyampaikan, para Dubes perlu menjadi juru bicara (jubir) potensi Energi Baru dan Terbarukan (EBT) serta Ekonomi Karbon Indonesia di negara tempat penugasannya masing-masing.
Ia menjelaskan, tantangan perubahan iklim, kebutuhan energi bersih, dan transformasi ekonomi global menuntut Indonesia untuk lebih aktif membangun kerja sama internasional di bidang energi terbarukan dan upaya dekarbonisasi.
“Saya berharap para Duta Besar kita ke depan menjadi penggerak diplomasi iklim dan energi bersih. Dubes bisa secara proaktif menjalin kemitraan strategis untuk mempercepat transisi energi dan membangun kolaborasi, mendatangkan investasi, hingga transfer of knowledge bidang energi terbarukan,” tuturnya.
Eddy menambahkan, para dubes diharapkan juga dapat menjadi fasilitator utama dalam membuka jalur investasi hijau, alih teknologi, dan akses pendanaan iklim untuk Indonesia.
Baca Juga
Komisi I Lanjutkan Uji Kelayakan Calon Dubes, Ini Nama-Nama Mereka
“Sejalan dengan visi ketahanan energi Presiden Prabowo, akan sangat baik jika para Dubes bisa mengajak pelaku usaha di negara tempat penugasannya untuk ikut berpartisipasi dalam proyek-proyek EBT di Indonesia yang sangat menjanjikan, seperti energi panas bumi, solar, angin dan proyek EBT lainnya," ungkapnya.
Selain itu, lanjutnya, harapannya para dubes juga dapat proaktif untuk mengajak sekaligus meyakinkan lembaga-lembaga keuangan di negaranya masing-masing untuk berinvestasi membiayai proyek-proyek hijau di Indonesia.
Secara khusus, Eddy juga meminta para dubes terpilih nantinya bisa secara aktif mensosialisasikan potensi ekonomi karbon Indonesia.
“Apalagi saat ini Indonesia merupakan negara yang memiliki potensi kredit karbon serta kapasitas penyimpanan karbon terbesar di kawasan Asia sehingga menjadi daya tarik sendiri bagi negara-negara penghasil emisi karbon yang membutuhkan carbon offset dari Indonesia” bebernya.
Diketahui Komisi I DPR telah menggelar fit and proper test calon dubes negara-negara sahabat pada 5-6 Juli 2025 kemarin. Total ada 24 calon dubes yang telah menjalani fit and proper test.

