Perusahaan di Indonesia Jadi Sasaran Empuk Serangan Siber Global
JAKARTA, investortrust.id – Indonesia semakin menjadi incaran serangan siber global. Laporan terbaru dari StormWall, perusahaan keamanan siber asal Eropa Timur mencatat bahwa sepanjang 2024, serangan DDoS (Distributed Denial-of-Service) di kawasan Asia Pasifik melonjak 92%, dengan satu dari sepuluh serangan menyasar perusahaan-perusahaan berbasis di Indonesia.
Maraknya serangan ini menjadikan infrastruktur digital nasional rentan, terutama di tengah akselerasi ekonomi digital dan pertumbuhan bisnis berbasis teknologi. “Indonesia adalah salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di dunia. Stabilitas infrastruktur digital menjadi faktor kunci untuk mendukung hal ini,” ujar CEO dan Co-founder StormWall Ramil Khantimirov dalam siaran pers, Jumat (20/6/2025).
Sebagai respons terhadap ancaman yang meningkat, StormWall bersama IDCloudHost resmi meluncurkan scrubbing center terbaru di Jakarta pada Februari 2025. Fasilitas ini berlokasi di Cyber Building, kawasan pusat interkoneksi jaringan terbesar di Asia Tenggara. Scrubbing center berfungsi menyaring lalu lintas data dari potensi ancaman sebelum masuk ke sistem pengguna, sehingga meminimalisasi dampak serangan siber.
Baca Juga
Peluncuran ini sekaligus menandai kehadiran entitas lokal StormWall ID, yang didirikan untuk memperkuat layanan keamanan siber di Indonesia. Saat ini, StormWall mengoperasikan sembilan scrubbing center secara global, termasuk di Singapura (2023) dan kini Jakarta (2025).
“Permintaan dari perusahaan lokal maupun regional sangat tinggi. Kami hadir untuk melindungi bisnis dari serangan DDoS dengan solusi yang lebih cepat, lokal, dan efisien,” tambah Khantimirov.
Baca Juga
Bukan Cuma Urusan Divisi TI, Ketahanan Siber Jadi Jurus Bertahan di Era Serangan Digital
Kolaborasi StormWall dengan IDCloudHost, penyedia layanan cloud nasional, juga disebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat pertahanan siber di kawasan. Alfian Pamungkas Sakawiguna, CEO IDCloudHost, menyatakan bahwa kolaborasi ini menyatukan dua kekuatan penting: perlindungan anti-DDoS dari StormWall dan infrastruktur cloud lokal yang andal.
“Ini adalah komitmen kami untuk menjaga kontinuitas layanan dan memberikan rasa aman bagi pelanggan dari berbagai ancaman digital,” jelas Alfian.
Dengan kehadiran scrubbing center di Jakarta, Indonesia semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pusat pertumbuhan layanan cloud dan keamanan siber di Asia Tenggara. Upaya ini sejalan dengan misi membangun ekosistem digital nasional yang tangguh dan adaptif terhadap dinamika ancaman global.

