Ma'ruf Amin Sebut Tak Pernah Tegur Mentan Amran
JAKARTA, investortrust.id - Wakil Presiden (Wapres) ke-13 RI Ma'ruf Amin menjawab spekulasi sosok wapres yang disebut pernah menegur Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman soal pemberantasan mafia beras.
Amran sebelumnya membantah sosok tersebut merupakan Wapres Gibran Rakabuming. Amran menyebut pernah ditegur oleh mantan wapres terkait pemberantasan mafia beras.
Baca Juga
Soal Teguran Pemberantasan Mafia Beras, Mentan: Bukan dari Wapres Gibran
Ketika dikonfirmasi awak media, Ma'ruf Amin menyebut selama menjadi wapres tidak pernah menegur Amran.
"Berarti saya yang menegur? Saya tidak pernah menegur Pak Amran," kata Ma'ruf Amin kepada awak media seusai menghadiri halalbihalal MUI di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Kamis (24/4/2025).
Ketua Dewan Pertimbangan MUI itu mengaku tidak mengetahui perihal dugaan adanya teguran kepada Amran oleh mantan wapres terkait pemberantasan mafia pangan. Oleh karena itu, Ma'ruf Amin enggan memberikan komentar lebih lanjut soal persoalan itu.
"Saya belum tahu, harus tahu dulu kenapa ditegur, apakah dia melakukan hal-hal yang tidak sesuai? Saya tidak tahu kan. Karena enggak tahu, saya tidak bisa memberikan komen," katanya.
Amran Sulaiman diketahui menjabat sebagai menteri pertanian (mentan) dalam tiga kabinet pemerintahan yang berbeda. Amran menjabat sebagai mentan periode 2014-2019 Kabinet Kerja kepemimpinan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) dan Wapres ke-10 dan 12 Muhammad Jusuf Kalla.
Kemudian, Amran kembali ditugaskan sebagai mentan untuk periode 2023-2024 di sisa berjalannya pemerintahan Kabinet Indonesia Maju, di bawah kepemimpinan Jokowi dan Ma'ruf Amin. Kini, Amran melanjutkan tugas sebagai mentan Kabinet Merah Putih pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming.
Diberitakan, Andi Amran Sulaiman meluruskan informasi yang beredar mengenai video pidatonya yang viral, yakni ketika menyebut dirinya pernah ditegur wapres soal pemberantasan mafia pangan.
Amran dalam keterangan di Jakarta, Minggu (20/4/2025), mengungkapkan, pengalaman itu terjadi di masa lalu, bukan dalam konteks wapres saat ini (Gibran Rakabuming Raka).
“Perlu saya klarifikasi, teguran itu terjadi dulu, bukan dari wapres saat ini. Dan dulu juga saya anggap sebagai teguran yang sangat positif. Itu justru membuat saya makin hati-hati dan makin berani memberantas mafia pangan,” ujar Mentan.
Mentan Amran menegaskan, Wapres Gibran justru memberikan dukungan penuh terhadap langkah-langkah pemberantasan mafia pangan dan korupsi yang saat ini terus digencarkan oleh Kementerian Pertanian (Kementan).
"Pak Gibran sangat mendukung. Presiden dan wapres solid mendukung kami untuk bersih-bersih pangan dan membela petani,” tegasnya.
Baca Juga
Mentan Luruskan Pernyataan Ditegur Wapres soal Pemberantasan Mafia Pangan
Mentan menjelaskan, pernyataan dalam video itu ia sampaikan dalam konteks akademik sebagai refleksi atas pengalaman masa lalu dalam memperjuangkan ketahanan pangan nasional.
"Saya ingin menunjukkan bahwa dalam menghadapi mafia pangan, kita harus berani, dan keberanian itu harus dibarengi dukungan dari pemimpin kita. Selama ini, saya mendapat dukungan penuh dari para presiden dan wapres, termasuk Presiden Prabowo dan Wapres Gibran hari ini,” paparnya.

