Prabowo Tegaskan Tidak Ada yang Kebal Hukum di Republik lndonesia
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto menegaskan tidak ada yang kebal hukum di Republik Indonesia di bawah pemerintahannya. Hal itu ditegaskan Prabowo saat memberikan sambutan dalam pembukaan Kongres Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) di Jatim International Expo, Senin (10/2/2025).
"Tidak ada yang kebal hukum di Republik ini di bawah Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Gibran Rakabuming Raka tidak ada yang kebal hukum," tegasnya.
Baca Juga
Sentil Birokrat yang Lawan Efisiensi Anggaran, Prabowo: Merasa Kebal Hukum dan Jadi Raja Kecil
Prabowo mengungkapkan kekesalannya terhadap para koruptor yang tak kunjung sadar. Kepala Negara menegaskan pemerintahannya tidak akan ragu membela kepentingan rakyat dan bangsa Indonesia. Bahkan, Prabowo menyatakan kesiapannya berkorban demi bangsa.
"Presiden nggak boleh bilang ndablek? Ndablek itu monyet-monyet maling-maling itu ndablek. Enggak sadar-sadar, tetapi percayalah kami tidak akan ragu-ragu membela kepentingan rakyat Indonesia. Kami tidak ragu-ragu. Saya katakan, saya katakan saya siap mati untuk bangsa dan rakyat Indonesia," katanya.
Dalam 100 hari memimpin, Prabowo melihat Indonesia merupakan negara yang sangat kaya. Namun, kata Prabowo, seluruh pihak perlu introspeksi diri untuk menegakan kebenaran. Prabowo juga meminta agar para koruptor untuk sadar diri dan mengembalikan uang negara dicuri.
“Saya selalu mendekati dengan cara yang saya ingin kerukunan, tetapi kalau maling enggak usah diajak rukun. Saya ingin mengajak kebaikan saya mau mendekati dengan baik, ya saya katakan sudah 100 hari mbok sadar, mbok bersihkan diri, hai koruptor yang curi ya kembalikan,” kata Prabowo.
Prabowo mengatakan telah membuka kesempatan kepada para koruptor untuk mengembalikan uang negara yang mereka curi. Namun, saat ini, setelah 100 hari pemerintahannya, Prabowo mempersilakan aparat penegak hukum untuk menindak para koruptor.
“Saya tunggu 100 hari, 102 hari 103 hari ini 100 berapa hari ya, apa boleh buat, ya terpaksa lah Jaksa Agung, Kapolri, BPKP, KPK, silakan,” tegasnya.
Baca Juga
Prabowo Perintahkan Jaksa Agung, Kapolri, dan KPK Tangkap Koruptor
Prabowo menegaskan tidak akan membiarkan kekayaan Indonesia dirampok para koruptor. Prabowo mengaku mendapat kekuatan dari rakyat untuk memberantas korupsi.
“Saya merasa mendapatkan kekuatan hari ini dan hari-hari tiap saat saya turun melihat rakyat di mana-mana dan ke mana-mana rakyat itu menangkap, rakyat Indonesia sudah tidak bisa dibohongi lagi,” katanya.

