Kemenhub Tepis Isu Stasiun Karet 'Tutup' April 2025
JAKARTA, investortrust.id - Direktur Jenderal (Dirjen) Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Risal Wasal menepis isu stasiun kereta rel listrik (KRL) Karet ditutup alias tak layani naik-turun penumpang mulai April 2025.
Dia menegaskan, pihaknya belum mengkaji lebih lanjut dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mengenai hal tersebut.
''Masih kita studi dulu, kalau dia (PT KAI) mau menutup (Stasiun Karet), ngobrol dulu sama kita. Pokoknya kita belum diskusi detail untuk itu,'' kata Risal saat ditemui di Roemah Kuliner, Cikini, Jakarta, Jumat (31/1/2025) malam.
Berdasarkan catatan investortrust.id, KAI melalui subholding PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter) mengumumkan, stasiun kereta rel listrik (KRL) Karet tak akan layani naik-turun penumpang di April 2025 mendatang.
''Jadi, penumpang yang dari pintu Stasiun Karet bisa langsung masuk di (Stasiun) BNI City. Nanti, insyaallah, di bulan April (2025) sudah selesai semua (penataannya),'' ungkap Direktur Utama KAI Commuter, Asdo Artriviyanto beberapa waktu lalu.
Asdo turut menjelaskan, Stasiun Karet tengah dirapikan guna mendukung akses pejalan kaki menuju Stasiun BNI City atau kawasan Dukuh Atas.
"Kita sedang progres pembuatan selasar kanopi yang ada di Stasiun Karet itu disambung dengan (Stasiun) BNI City. Kemudian di paling ujung barat Stasiun BNI City sudah kita buatkan hall yang nanti kita akan pasang kanopi di situ," ujarnya.

