Disambut Upacara Kenegaraan di Istana Kepresidenan India, Prabowo: Saya Sangat Merasa Terhormat
JAKARTA, investortrust.id — Presiden RI Prabowo Subianto mengaku merasa terhormat dengan upacara kehormatan yang menyambutnya di Istana kepresidenan India, Rashtrapati Bavan di New Delhi, Sabtu (25/1/2025).
Prabowo diketahui disambut dengan jajar kehormatan dalam upacara penyambutan kenegaraan saat tiba di
Baca Juga
Prabowo Disambut Upacara Kenegaraan di Istana Kepresidenan India
Prabowo hadir sekitar pukul 10.00 waktu setempat. Ia disambut oleh Presiden India Droupadi Murmu dan Perdana Menteri Narendra Modi.
"Saya hanya ingin menyampaikan apresiasi saya yang terdalam dan kehormatan besar yang saya terima hari ini, saya telah diundang secara resmi ke India," kata Prabowo.
Kedatangan Prabowo diiringi 21 tembakan meriam. Ia lalu menerima salam hormat dari pasukan jajar keormatan, termasuk sejumlah pasukan berkuda. Prosesi tersebut diikuti dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan lagu kebangsaan India.
Prabowo kemudian melakukan inspeksi jajar pasukan dan menyapa Presiden India dan PM.
Prabowo mengatakan Indonesia menganggap India rekan yang sangat baik. Prabowo pun menyebut India adalah salah satu negara yang mengakui kemerdekaan Indonesia dan mendukung perjuangan kemerdekaan Indonesia.
“Kami tidak akan melupakan dukungan dari India. Saya sangat merasa terhormat hari ini,” ujarnya.
Prabowo kemudian mengungkapkan akan menjadi chief guest di Hari Republik India pada esok hari, Minggu (26/1/2025).
“Ibu Presiden, perkenankan saya menyampaikan terima kasih. Yang Terhormat PM Modi. Saya berkomitmen untuk mempromosikan kerja sama dan kemitraan yang erat dengan India. Itu adalah kehendak saya,” jelasnya.
Baca Juga
Lawatan ke India, Prabowo Singgah ke Toko Buku Langganan di New Delhi
Pada kesempatan tersebut turut hadir para menteri Kabinet Merah Putih, di antaranya Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Komdigi Meutya Hafid, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, dan pejabat tinggi India.

