InJourney: Jangan Ciderai Upaya Pengembangan Industri Pariwisata dengan Aksi Asusila
JAKARTA, investortrust.id – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) meminta publik untuk tidak mencederai perjuangan Indonesia untuk mengembangkan industri pariwisata ke panggung global dengan tindakan asusila.
Pernyataan dari manajemen InJourney Tourism Development Corporation ini disampaikan menyusul peristiwa asusila terhadap wisatawan asal China berinisial JT oleh tukang ojek usai menyaksikan pesta kembang api di Pantai Nyang Nyang, Bali.
“Kami mengimbau kepada semua masyarakat, bahwa marilah kita jaga pariwisata ini dengan sebaik-baiknya, karena (tindakan asusila, red) ini kan mencederai perjuangan bangsa ini untuk membawa nama baik Indonesia ke pentas dunia,” lugas Direktur Komersial ITDC, Troy Warokka di Hotel Gran Meliá, Jakarta, Selasa (7/1/2025).
Sebagai informasi, korban (JT) tidak hanya dirudapaksa, namun juga dirampok perhisannya yang senilai Rp 81 juta.
“Akibat kejadian tersebut, korban mengalami beberapa luka lecet di sekitar leher, suara serak akibat dicekik oleh pelaku, luka lecet di kedua tangan, punggung, kedua kaki, dan sakit di bagian intim,” kata Kepala Bidang Humas Polda Bali, Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan dalam keterangannya, Selasa (7/1/2025).

