Ini Prediksi Puncak Arus Mudik Natal dan Tahun Baru Versi Jasa Marga
JAKARTA, investortrust.id – Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR), Subakti Syukur memprediksi puncak arus mudik dan balik Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. Puncak arus mudik Natal bakal terjadi pada 21 Desember 2024 dengan kenaikan volume lalu lintas (VLL) sebesar 41% dibanding lalu lintas (lalin) harian normal.
“Puncak (arus) mudik Natal kami perkirakan pada 21 Desember, naik 41% dari lalin normal. Kalau arus baliknya pada 29 Desember, naik 22% (dibandingkan lalin normal),” papar Subakti dalam konferensi pers di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (10/12/2024).
Subakti menambahkan, puncak arus mudik Tahun Baru diperkirakan terjadi pada 28 Desember 2024 dan arus balik pada 1 Januari 2025.
Baca Juga
Jasa Marga Ramal 3,06 Juta Kendaraan Akan Tinggalkan Jakarta di Nataru 2024/2025
“Ada lagi mudik Tahun Baru, yaitu 28 Desember, naik 23% dari lalin normal. Kemudian ada lagi yang luar biasa, cukup tinggi, yakni arus balik Tahun Baru, yaitu 1 Januari, naiknya 42% (dibandingkan lalin normal),” tutur dia.
Berdasarkan catatan investortrust.id, Jasa Marga telah memastikan operasional jalan tol dalam kondisi prima menjelang libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.
“Jasa Marga sudah mengantisipasi sejumlah titik yang diprediksi mengalami kepadatan. Dukungan penuh dari pemerintah dan masyarakat juga sangat dibutuhkan,” kata Operation and Maintenance Management Group Head Jasa Marga, Atika Dara Prahita, baru-baru ini.
Menurut Direktur Pengembangan Usaha Jasa Marga, M Agus Setiawan, untuk mendukung pelayanan optimal, tiga ruas tol Jasa Marga Group akan difungsionalkan. Ruas tersebut meliputi Jalan Tol Jogja-Solo segmen Klaten-Prambanan.
Baca Juga
Bos Jasa Marga: Tak Ada Diskon Tarif Tol di Nataru 2024/2025!
“Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi segmen Gending-Kraksaan, dan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan dari Sadang hingga Kutanegara. Jasa Marga juga memastikan pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM), termasuk penanganan genangan dan lubang jalan akibat hujan deras,” ucap dia.
Direktur Teknologi Informasi PT JMTO, Shandy Maulana Haris mengungkapkan, JMTC menjadi pusat pengelolaan data lalu lintas yang dilengkapi teknologi Intelligent Transport System (ITS).
Informasi terkini, kata dia, bisa diakses melalui aplikasi Travoy, yang menyediakan fitur real-time, seperti CCTV, tarif tol, hingga push notification. “Informasi ini membantu pengguna jalan merencanakan perjalanan lebih baik,” ujar Shandy.

