Pilkada 2024: Prabowo Nyoblos di Bojong Koneng, Gibran di Solo
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto akan menggunakan hak pilihnya pada Pilkada 2024 di Bojong Koneng, Kabupaten Bogor atau dekat kediaman pribadinya, Rabu (27/11/2024). Hal ini sesuai dengan domisili Prabowo yang tertera pada kartu tanda penduduk (KTP).
"Rencananya di Bojong Koneng, sesuai alamat KTP beliau," kata Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi dikutip dari Antara, Selasa (26/11/2024).
Dengan demikian, Prabowo akan memilih pasangan calon gubernur dan wakil gubernur (cagub-cawagub) Jawa Barat (Jabar) dan calon bupati dan calon wakil bupati Bogor.
Baca Juga
LRT Jabodebek Hadirkan Promo Rp 10.000 di Libur Nasional Pilkada 2024
Sementara itu Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka dijadwalkan mencoblos pada Pilkada 2024 di Solo, Jawa Tengah.
Ketua KPU Kota Surakarta Yustinus Arya Artheswara mengatakan nama Gibran terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT) di TPS 18 Manahan, Solo.
Selain itu, dia mengungkapkan, Presiden ke-7 RI Joko Widodo juga terdaftar sebagai DPT di Solo. Meski demikian, Gibran dan Jokowi akan mencoblos di dua TPS yang berbeda.
"Kalau Pak Jokowi di TPS 12 di Sumber," kata Arya.
Presiden Prabowo sendiri telah menetapkan hari pelaksanaan pemungutan suara Pilkada 2024 pada Rabu, 27 November 2024, sebagai hari libur nasional. Hal ini untuk memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat dalam menggunakan hak pilih.
Baca Juga
Menko Polkam dan KPU Pastikan Logistik Pilkada 2024 Telah Sampai ke Seluruh Daerah
Hal itu tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 33 tentang Hari Pemungutan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tahun 2024 sebagai Hari Libur Nasional, yang ditetapkan di Jakarta tertanggal 21 November 2024.
Terdapat 37 provinsi, 93 kota, dan 415 kabupaten yang menggelar Pilkada 2024. Dari 545 daerah tersebut, terdapat 1.553 pasangan calon yang bertarung di Pilkada 2024. Ribuan calon kepala daerah ini terdiri dari 103 pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur, 1.166 pasangan calon bupati dan calon wakil bupati, dan 284 pasangan calon wali kota dan calon wakil wali kota.

