Atasi Pengangguran di Jabar, Ilham Habibie Bakal Dorong Hilirisasi hingga Kirim Warga ke Luar Negeri
JAKARTA, investortrust.id - Calon Wakil Gubernur Jawa Barat Nomor Urut 3, Ilham Akbar Habibie, memiliki sejumlah program kerja yang bakal dia jalankan bersama pasangannya, Ahmad Syaikhu, untuk mengatasi banyaknya pengangguran di Jawa Barat. Salah satunya adalah dengan mendorong hilirisasi.
Sebagai informasi, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS),tingkat pengangguran terbuka terbesar di Jawa Barat pada tahun 2023 berada di kelompok umur 15-19 tahun dan 20-24 tahun.
Baca Juga
Punya Ilham Habibie, Ahmad Syaikhu Pede Integrasi Sistem di Jawa Barat Bakal Lancar dan Terjamin
“Pengangguran terbuka ini hanya bisa dikurangi kalau kita membangun ekonomi berdasarkan industri. Kami ada beberapa program unggulan. Pertama, ada program satu desa satu industri, yang mana titik beratnya itu lebih ke hilirisasi daripada hasil bumi dan hasil laut,” kata Ilham Habibie dalam debat Pilgub Jabar yang disiarkan Youtube KPU Jawa Barat, Senin (11/11/2024).
Program selanjutnya yang direncanakan oleh pasangan berjuluk Asih ini dalam mengatasi pengangguran adalah dengan mengirim warga Jabar ke luar negeri. Sebab, Ilham sadar jumlah pengangguran yang sangat banyak tidak bisa ditampung seluruhnya di Jabar.
“Dalam lima tahun mendatang susah sekali kita bisa menampung begitu banyak orang yang menganggur, sehingga kita terpaksa harus mengirim orang ke luar (negeri), itu namanya Jabar ngumbara, kirim ke negara-negara industri, di mana mereka bisa bekerja dan mendapat nilai tambah yang besar,” ujarnya.
Selain itu, Ilham Habibie juga memiliki program kredit Asih rakyat, di mana masyarakat yang membutuhkan biaya untuk membuka usaha bakal diberikan bantuan pinjaman tanpa agunan.
Baca Juga
Ilham Habibie Pakai Arloji Milik BJ Habibie di Debat Pilgub Jabar, Ini Maknanya
Kendati demikian, Ilham Habibie menegaskan kunci untuk menyukseskan program tersebut adalah kolaborasi lintas sektor. Sektor industri harus bekerja sama dengan sektor pendidikan agar yang diajarkan dalam kurikulum pendidikan sesuai dengan yang diperlukan indutsri.
“Dan juga guru-guru yang mengajar benar-benar mengetahui apa yang mereka harus ajarkan, bukan hanya mengajar secara normatif. Dengan cara kerja sama lintas sektor itu kita yakin kita bisa menciptakan insyaallah 3 juta lapangan pekerjaan dalam lima tahun mendatang karena itu adalah yang wajib diberikan kepada rakyat kita,” ucap Ilham Habibie.

