HUT Ke-13 Partai Nasdem, Surya Paloh Ingatkan Kader Singkirkan Politik Transaksional
JAKARTA, investortrust.id - Partai Nasional Demokrat (Nasdem) menggelar apel siaga dalam rangka memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-13 di Gedung Akademi Bela Negara (ABN), Pancoran, Jakarta, Senin (11/11/2024) pagi. Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh turut hadir sekaligus memberikan pengarahan pada apel siaga yang diikuti oleh sebanyak 500 orang kader Garda Nasdem.
"Hari ini tepat telah berusia 13 tahun. Sebuah perjalanan yang penuh suka dan duka. Di sana ada dialektika dan romantika perjalanan yang menghantarkan partai ini telah berhasil menempatkan representasi perwakilannya dari hasil tiga kali pemilihan umum yang berturut-turut dilalui," ungkap Surya dalam pidatonya.
Baca Juga
Dukung Pemerintahan Prabowo, Nasdem Tegaskan Tak Minta Jatah Menteri
Dia membeberkan sebanyak 2.206 kader Nasdem terpilih sebagai anggota DPR, DPRD provinsi, dan DPRD kota/kabupaten dalam Pemilu 2024. Menurut dia, capaian itu menjadi bukti Partai Nasdem telah mendapatkan tempat tersendiri di tengah masyarakat.
"Negeri yang kita miliki sudah sepantasnya bisa menjadi negeri yang tidak hanya sekedar duduk sama rendah, berdiri sama tinggi dengan bangsa-bangsa lain, tetapi juga ada impian besar yang kita perjuangkan agar bangsa ini menjadi bangsa yang adi jaya di permukaan bumi," tegasnya.
Surya menginginkan posisi dan peran Nasdem ke depan dapat menjadi pelopor kemajuan berbangsa dan bernegara. Surya berharap Nasdem dapat menjadi contoh dalam membangun aspek nation and character building. Dia juga mengingatkan seluruh kader Nasdem mampu adaptif terhadap segala perkembangan, seperti arus modernisasi.
Baca Juga
Nasdem soal Pertemuan Prabowo-Surya Paloh: Politik Bukan Hanya Bicara Lapak di Kabinet
Ketua umum Partai Nasdem juga meminta seluruh kader Partai Nasdem dapat menempatkan kemampuan proporsional serta moral dalam menjalakan setiap tugasnya. Menurut dia, pedoman-pedoman yang ada saat ini, peraturan perundang-perundangan dirasa masih belum cukup. Oleh karena itu, dia mengingatkan agar kader Nasdem menjauhi praktik yang amoral, seperti politik transaksional.
"Di balik itu ada praktik-praktik yang harus kita singkirkan, yaitu praktik-praktik transaksional. Dan inilah yang merusuh bersama kita. Jika kita menginginkan sebuah nation and character membangun kekuatan agar bangsa ini menjadi bangsa yang kuat," tegasnya.

