Ini Agenda Lawatan Perdana Prabowo ke Luar Negeri, dari China hingga Inggris
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto memulai lawatan perdana ke luar negeri, Jumat (8/11/2024). Prabowo dan delegasi terbatas berangkat dengan pesawat kepresidenan dari Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta sekitar pukul 10.25 WIB.
Sebelum berangkat, Prabowo menjelaskan agenda kenegaraan yang akan dijalaninya dalam lawatan perdananya ke luar negeri selaku presiden ini. Prabowo akan mengunjungi setidaknya lima negara dalam lawatan selama sekitar 16 hari. Kelima negara yang bakal dikunjungi Prabowo adalah China, Amerika Serikat (AS), Peru, Brasil, dan Inggris. Namun, tak tertutup kemungkinan adanya negara lain yang akan disambangi Prabowo.
Baca Juga
Indosat (ISAT) Nyatakan Komitmennya Dukung Program Makan Bergizi Gratis Prabowo-Gibran
"Pada hari ini saya beserta delegasi dari pemerintah Republik Indonesia akan melaksanakan kunjungan ke luar negeri," kata Prabowo dalam keterangannya sebelum berangkat di Lanud Halim Perdanakusuma.
Negara pertama yang akan dikunjungi Prabowo adalah China. Prabowo diagendakan akan bertemu Presiden China Xi Jinping. Dikutip dari Antara, Prabowo akan berada di China pada 8 November hingga 10 November 2024.
Setelah dari Negeri Tirai Bambu, Prabowo akan bertolak ke Amerika Serikat (AS). Prabowo diagendakan bertemu dengan Presiden Joe Biden.
"Pertama, memenuhi undangan dari Presiden RRT (Republik Rakyat Tiongkok), kemudian dari Beijing saya akaan terbang langsung ke Washingon DC, memenuhi undangan dari Presiden AS," kata Prabowo.
Setelah dari AS, Prabowo diagendakan menghadiri KTT Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) di Lima, Peru pada 14-15 November. Selanjutnya, Prabowo juga direncanakan menghadiri KTT G-20 yang digelar di Rio de Janeiro, Brasil pada 18-19 November. Dari Brasil, Prabowo akan berkunjung ke Inggris. Prabowo memenuhi undangan PM Inggris Keir Starmer.
"Saya akan hadiri KTT APEC di Peru, di Lima Peru. Dari Peru hadiri KTT G-20 di Brasil. Dan dari Brasil saya akan terbang langsung memenuhi undangan dari Perdana Menteri Kerajaan Inggris," katanya.
Selepas dari Inggris, Prabowo akan kembali ke Indonesia. Namun, Prabowo mengungkapkan kemungkinan untuk singgah ke sejumlah negara Timur Tengah dalam perjalanan kembali ke Indonesia.
"Saya akan kemungkinan mampir di beberapa negara Timur Tengah dalam rangka perjalanan kembali ke Republik Indonesia," katanya.
Prabowo menjelaskan, undangan dari sejumlah negara dan konferensi tingkat tinggi yang diterimanya menunjukkan posisi Indonesia di mata internasional. Indonesia, kata Prabowo, memiliki peran penting dalam kancah global. Tak hanya terkait ekonomi, tetapi juga menyangkut kondisi geopolitik yang penuh ketegangan.
"Saya kira peranan Indonesia, sikap Indonesia sangat ditunggu oleh banyak pihak. Saya kira ini kehormatan bagi kita. Kita akan memelihara hubungan baik dengan semua pihak," katanya.
Selama Prabowo lawatan ke luar negeri, kendali roda pemerintahan akan dipegang Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka. Prabowo mengaku telah menitipkan pesan kepada Gibran dan jajaran Kabinet Merah Putih selama dirinya ke luar negeri. Salah satunya, Prabowo meminta jajaran Kabinet Merah Putih untuk mempersiapkan diri bekerja kerja menjalankan program-program yang telah dicanangkan.
"Semua persiapan untuk kita mulai bekerja keras tahun 2025 untuk memenuhi program-program yang sudah kita canangkan," jelasnya.
Baca Juga
Pesan Prabowo Sebelum Lawatan ke LN: Ciptakan Pemerintahan Bersih
Tak hanya itu, Prabowo menekankan upayanya menciptakan pemerintahan yang bersih dari penyelewengan, inefisiensi, manipulasi, dan kongkalikong. Prabowo memerintahkan seluruh Kabinet Merah Mutih untuk bertindak dengan tegas tetapi arif.
"Dan tidak boleh ada unsur politis dalam melaksanakan katakanlah kampanye. Ini harus tegas, harus berani, tetapi juga upaya harus bersih dari muatan politis dan dari dendam politik yang kita ingin ciptakan adalah suasana pemerintah yang bersih," tegasnya.
"Saya mohon doa restu dan saya percaya Wapres dan Kabinet Merah Putih menjalankan pemerintahan sebaik-baiknya," kata Prabowo.

